Tangerang, Satubanten.com – Menjelang Hut ke-30 Kota Tangerang yang akan dilaksanakan pada 28 Februari mendatang, pemerinta melakukan kegiatan yang dinamakan pekan pajak dimana kegiatan ini dilakukan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.
Diharapkan dalam kegiatan ini bisa meningkatkan partisipasi sekaligus memenuhi kewajiban warga negara agar memenuhi kewajibannya membayar dan melaporkan pajak kepada negara. Terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diharapkan bisa menjadi pelopor dan panutan masyarakat dalam hal membayar pajak.
“Dengan ini, Pemkot Tangerang melalui Bapenda lewat Pekan Panutan Pajak 2023 ini bisa mengajak seluruh PNS maupun pegawai Pemkot Tangerang lainnya untuk menjadi contoh wajib pajak yang taat, dengan pembayaran pajak di awal,” ungkap Kiki Wibawa, Kepala Bapenda Kota Tangerang
Ia pun menuturkan, pada 2023 ini Kota Tangerang memiliki target capaian Rp550 miliar pada Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Rp715 miliar pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) diangka Rp1,2 triliun.
“Pembayaran pajak sama-sama diketahui akan meningkatkan penerimaan daerah, sehingga dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi, peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Jadi ayo, menjadi wajib pajak yang patuh bayar pajak di awal, dengan turut serta pada Pekan Panutan Pajak 2023, ucap Kiki.
Bagi para calon pembayar pajak pihak Bapenda tengah memberikan program diskon hingga 31 Maret mendatang. Mulai dari, diskon SPPT-PBB-P2 sebesar 70 persen sampai dengan tahun 2014. Penghapusan sanksi administratif SPPT PB-P2 sampai dengan tahun 2022, pengurangan SPPT PBB-P2 tahun 2023 sebesar Buku II pengurangan 10 persen, Buku III pengurangan enam persen, Buku IV pengurangan empat persen dan Buku V pengurangan tiga persen.
Disamping itu, Bapenda juga menghadirkan pengurangan BPHTB sebesar 25 persen dan penghapusan sanksi administratif Program Sertifikat Tanah PRONA/PTSL/PTKL. Untuk memaksimalkan program tersebut, Bapenda juga membuka loket bayar PBB di kantor 13 kecamatan, setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 15.00, yang berlangsung hingga 31 Maret mendatang.