PT Sokonindo Lakukan PHK Sepihak, Buruh Demo Minta Keadilan

0 12

Serang, Satubanten.com – Sebanyak 49 karyawan PT Sokonindo Automobile dilakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK secara sepihak.

Perusahaan yang memproduksi mobil merek DFSK Glory yang berada di Kawasan Modern Cikande itu melakukan PHK masal dilakukan sebagai langkah efisiensi.

Karyawan PT Sokonindo Automobile yang juga Wakil Ketua Bidang Advokasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Paisal Anwar mengatakan, telah terjadi PHK masal terhadap 49 karyawan yang dilakukan oleh pihak manajemen PT Sokonindo Automobile.

“Iya benar betul PHK masalah yang dilakukan secara sepihak,” ungkap Rizka , Rabu 6 April 2022.

 

 

Ia menceriatakan, pada Minggu 31 Maret 2022 49 karyawan pada pagi hari bekerja seperti biasa namun setelah makan siang 49 karyawan tersebut dipanggil secara bergiliran oleh pihak manajemen perusahaan.

“Saya dan teman-teman dinyatakan di PHK dengan alasan efisiensi, tetapi ketika kami menanyakan perihal efisiensi itu enggak penjelasan yang jelas,” katanya.

Paisal menuturkan, setelah surat PHK keluar pada Senin 4 April 2022 karyawan yang di PHK masal melakukan aksi unjuk rasa di depan perusahaan menuntut agar dipekerjakan kembali.

“Dari 49 orang ini, 47 orang di antaranya pengurus dan anggota serikat pekerja FSPMI. Jumlah karyawan update terakhir 174 orang,” ungkapnya.

Ia dan teman-temannya mengaku aneh karena yang di PHK merupakan karyawan tetap yang masa kerjanya antara tiga tahun sampai tujuh tahun, sedangkan para karyawan outsourcing tetap dipertahankan oleh perusahaan.

“Yang di PHK ini hampir dari semua bagian, ada bagian welding, assembly, mekanikal teknikal, dan bagian gudang,” tuturnya.

Para karyawan yang di PHK, lanjut Paisal, masih tetap melakukan aksi unjuk rasa sementera beberapa perwakilan serikat pekerja menggelar pertemuan dengan pihak perusahaan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans.

“Tuntutan kami minta semua karyawan dipekerjakan kembali,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnakertrans Kabupaten Serang Iwan Setiawan membenerkan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan perwakilan PT Sokonindo Automobile dan perwakilan serikat pekerja FSPMI.

“Saya minta klarifikasi saja karena ada efisiensi terhadap karyawan 49 orang. Alasan pihak perusahaan karena kondisi keuangan dan pandemi Covid-19 sehingga menurunnya tingkat penjualan dan imbasnya menurunnya jumlah produksi. Pertemuan tadi mencari solusi tapi belum ada titik temu. Perusahaan akan membicarakan tuntutan pekerja,” ungkapnya. (SBS/Ooz)

Leave A Reply

Your email address will not be published.