Petani Jagung di Carita Harapkan Bantuan Ayam Petelur

19

Carita, Satubanten.com – Pada saat ini jagung hibrida atau jagung pihpil tersedia banyak di wilayah Kecamatan Carita, hal tersebut dikarenakan para petani baru saja panen jagung hibrida di lahan kebunnya.

Berdasarkan pantauan pada Rabu (1/5/2024)di gudang salah satu petani jagung bernama Udi Bohari yang berlokasi di Desa Carita Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang Banten, puluhan karung jagung hibrida tampak bertumpuk.

Udin Bohari saat ditemui mengatakan, selain sebagai petani dia juga sudah beberapa tahun ini berternak ayam petelur.

“Selain menjadi petani jagung, saya juga menjadi peternak ayam agar dapat berkelanjutan,” ujar Udi.

Lebih lanjut Udi bercerita bahwa dengan adanya petani kombinasi pertanian dan peternakan di Carita menanam jagung hibrida, sehingga pas panen hasilnya cukup berlimpah.

Udi saat ini juga menggeluti atau memproduksi bahan makanan ternak (pakan – red) dengan bahan bakunya jagung hibrida, tambahnya.

Dia berharap pihak pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui dinas terkait bisa memberikan bantuan ternak ayam petelur.

“Semoga pemerintah bisa memberikan bantuan ayam,” ujarnya.

Udi menjelaskan bahwa dengan begitu, kata dia, harga jagung hibrida akan stabil di pasaran.

Masih dikatakan Udi Bohari, saat ini dia hanya memproduksi sekitar 200 kg jagung hibrida untuk dijadikan pakan ternak atau ayam.

“Karena peternakan ayam petelur skala rumahan masih terbilang sedikit atau bisa dikatakan baru ada sekitar 2000 ekor ayam petelur saja,” ucapnya.

Lebih lanjut Udi menjelaskan selain itu, dikala musim hujan seperti sekarang ini, dia butuh mesin pengering atau dryer yang kapasitas nya 2 ton.

“Hal ini bisa menumbuhkan pertambahan nilai sehingga jagung itu tidak berjamur akibat tidak bisa di jemur,” katanya.

“Bahwa petani Carita menanam jagung hibrida itu berkesinambungan, maka tiap tahun juga jagung hibrida selalu tersedia di wilayah kecamatan Carita,” pungkasnya. (**)

Comments are closed.