Edukasi Untuk Mendaur Ulang Polusi Tanah Pada Limbah Organis di Yayasan Al –Kamilah Depok

130

Satubanten.com-  Empat mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) Program Studi S1 Akuntansi menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini mengedukasi santriwan dan santriwati Yayasan Al – Kamilah dalam mendaur ulang polusi tanah pada limbah organis. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Al-Kamilah yang beralamat di Jl. Serua Raya No. 3, Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa barat.

Faradilla Sandra Devi selaku ketua kelompok dengan Bella Nintias Putri, Diah Ayu Safitri, dan Diana Tri Wahyuni sebagai anggota. Dengan tema yang diangkat “Daur Ulang Limbah Organik”. Turut hadir dalam kegiatam tersebut diantaranya Dosen Pembimbing PKM yaitu Ibu Wiwik Hasbiyah AN., S.H.I, M.A. serta santriwan dan santriwati Yayasan Al- Kamilah.

Rangkaian kegiatan PKM ini dimulai dengan pengedukasian melalui penyampaian materi yang ditampilkan melalui slide show power point yang telah disiapkan oleh anggota tim PKM.

Sampah adalah sisa pembuangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak digunakan tetapi masih dapat didaur ulang menjadi barang yang bernilai. Adapun jenis-jenis sampah yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari non hayati berupa produk hasil pengolahan bahan tambang. Sedangkan sampah organik merupakan sampah yang berasal dari makhluk hidup yang mudah terurai secara alami tanpa campur tangan manusia.

Sesuai dengan judul yang kelompok kami angkat yaitu mengenai sampah organik, jadi kita akan membahas sampah organik. Sampah organik sendiri di golongkan menjadi dua yaitu sampah organik basah dan sampah organik kering. Contoh dari sampah organik basah yaitu sisa sayur dan kulit buah yang sudah membusuk. Sedangkan contoh dari sampah organik kering yaitu kayu, ranting pohon dan daun kering. Adapun manfaat dari sampah organik salah satunya yaitu dapat dijadikan kompos atau pupuk organik.

Disesi acara praktik santriwan dan santriwati diwajibkan melakukan pengaplikasikan sampah organik menjadi pupuk kompos/pupuk organik. Dalam acara tersebut, santriwan dan santriwati sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Sebagai aplikasi dalam kegiatan, kami memberikan hadiah untuk santriawan dan santriwati yang aktif dalam menyimak dan bertanya mengenai materi yang telah paparkan. Hingga acara berakhir, kegiatan berjalan dengan lancar serta dapat dipahami oleh santriwan dan santriwati dan diakhir acara diahiri dengan doa penutup dan sesi foto bersama. (Sbs/Diah Ayu)

Comments are closed.