Satu berita mengulas segalanya

Akuntansi Untuk Masa Depan: Upaya Menumbuhkan Minat Siswa SMP Dalam Memilih Jurusan Akuntansi

102

 

Penulis: Daud Yonatan Sinaga
Artikel ini dibuat berkelompok oleh Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi Universitas Pamulang: Daud Yonatan Sinaga (ketua), Faliha Amara Sanjaya, Jihan Ayu Tiara Rahmadhani, Raisha Nisilya Putri Arrahman, serta dosen pembimbing: Indawati S.E., M.M., M.Ak.

Satubanten.com- Di tengah kemajuan teknologi dan dunia bisnis yang bergerak semakin cepat, akuntansi masih sangat penting bagi setiap perusahaan. Namun demikian, minat siswa terhadap akuntansi sering kali mulai menurun sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Banyak siswa menganggap akuntansi sebagai pelajaran yang sulit dan penuh angka, tanpa memahami manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.

Akuntansi adalah keterampilan dasar yang sangat penting untuk masa depan, baik untuk karier maupun kehidupan pribadi.

Banyak siswa/i menganggap akuntansi sebagai pelajaran yang “serius”, penuh dengan angka, dan jauh dari dunia nyata.
Melihat kondisi tersebut, kami mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertema: “Akuntansi untuk Masa Depan: Upaya Menumbuhkan Minat Siswa SMP dalam Memilih Jurusan Akuntansi”. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu sekolah yaitu SMP Muhammadiyah 17 Ciputat, yang beralamat Jl. Ir H. Juanda No.211, Rempoa, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15412.

Melalui kegiatan ini, kami berharap penjelasan dan pengalaman yang diberikan mampu membuka wawasan siswa tentang pentingnya akuntansi, sekaligus menumbuhkan minat mereka untuk memilih jurusan akuntansi di jenjang berikutnya.

Harapannya, minat ini menjadi langkah awal untuk membentuk generasi yang melek finansial dan memiliki peluang karier yang lebih luas di masa depan.

Selama kegiatan berlangsung, kami mencoba mengenalkan akuntansi dengan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan siswa/i. Kami memulai dengan contoh sehari-hari, seperti bagaimana mereka mengelola uang jajan, mencatat pengeluaran, atau menabung.

Dari situ, kami menjelaskan konsep dasar akuntansi seperti uang masuk, uang keluar, hingga pentingnya mencatat setiap transaksi.

Melalui pendekatan ini, siswa dapat melihat bahwa akuntansi bukan sekadar hitung-hitungan rumit, tetapi sesuatu yang sebenarnya sudah mereka lakukan tanpa disadari.

Dalam kegiatan ini juga kami menjelaskan berbagai peluang karier dalam bidang akuntansi, mulai dari akuntan publik, perpajakan, auditing bahkan berwirausaha. Penjelasan ini penting karena banyak siswa yang belum mengetahui potensi karier yang bisa mereka jalani jika memilih jurusan akuntansi.

Bahkan, beberapa siswa bertanya apakah setelah lulus SMA mereka bisa langsung kerja atau tetap bisa melanjutkan kuliah jika memilih SMK jurusan akuntansi. Pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan bahwa mereka sebenarnya punya rasa ingin tahu, hanya saja informasi yang mereka miliki masih sangat terbatas.

Berdasarkan pengamatan kami, siswa SMP Muhammadiyah 17 Ciputat masih mengalami kebingungan dalam menentukan jurusan ketika melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK. Mereka belum memahami dengan jelas apa saja pilihan jurusan, bagaimana pembelajarannya, dan apa saja peluang yang bisa diraih.

Oleh sebab itu, kami memberikan kesempatan pada kegiatan ini dalam sesi diskusi atau tanya jawab. Kami memberikan arahan sederhana tentang cara mengenali minat diri. Misalnya, siswa/i yang senang menganalisis dan bagaimana alur uang cocok memilih jurusan akuntansi, sedangkan siswa yang berminat pada teknologi bisa melanjutkan ke jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), dan seterusnya.

Selain memberikan informasi, kami juga menekankan bahwa memilih jurusan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Setiap pilihan adalah proses belajar. Yang terpenting adalah siswa/i mengenali diri mereka sendiri, memahami apa yang mereka sukai, dan berani mencoba.

Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, kami berharap para siswa/i mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang akuntansi dan lebih percaya diri dalam memilih jurusan yang sesuai minat dan bakat tanpa paksaan siapapun.

Kami berharap kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini membantu siswa SMP Muhammadiyah 17 Ciputat memahami bahwa akuntansi bukanlah pelajaran yang menakutkan. Tetapi akuntansi bisa menjadi bekal penting untuk masa depan yang cerah. (**)

 

Comments are closed.