Waspada Adanya Potensi Cuaca Ekstrem di Banten

16

Tangerang, Satubanten.com- Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II memonitor perkembangan kondisi cuaca dan iklim di wilayah Provinsi Banten yang saat ini menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem berupa peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Provinsi Banten. Dalam 24 jam terakhir, hujan dengan intensitas Sedang hingga Lebat terukur di Teluk Lada Kab. Pandeglang (42 mm/hari) dan Cileles Kab. Lebak (27 mm/hari).

*DINAMIKA ATMOSFER*
Beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Banten antara lain:
– Aktifnya Madden Julian Oscillation dan gelombang Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian barat turut memicu pembentukan awan hujan.
– Potensi pembentukan pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Daya – selatan Jawa dan Australia bagian utara yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di wilayah Banten.

*POTENSI CUACA SEPEKAN KEDEPAN*
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi hujan yang memicu potensi dampak (gangguan aktivitas, banjir, dan tanah longsor) dengan kategori *SIAGA* untuk periode tgl 8 Maret 2024 di wilayah :
– Kab. Pandeglang bagian Barat

Informasi Prakiraan Berbasis Dampak hingga tingkat kecamatan dapat diakses melalui laman signature.bmkg.go.id.

Sementara itu, potensi hujan dengan intensitas SEDANG-LEBAT yang dapat disertai kilat/angin kencang di wilayah Provinsi Banten pada periode 8-14 Maret 2024, yaitu:

*Periode 08 Maret 2024*
– Sebagian besar Kab. Tangerang
– Kota Tangerang
– Kota Tangerang Selatan
– Kab. Serang bagian Barat
– Kab. Lebak bagian Utara dan Selatan
– Kab. Pandeglang bagian Barat dan Selatan

*Periode 09 – 14 Maret 2024*
– Kab. Serang bagian Utara dan Tengah
– Kota Serang
– Kab. Tangerang bagian Selatan
– Kota Tangerang Selatan
– Kab. Pandeglang bagian Barat
– Kab. Lebak bagian Utara dan Tengah

*REKOMENDASI*
BMKG menghimbau kepada masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan kedepan.
– Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir agar tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang. (**)

Comments are closed.