Wabup Lebak Hadiri Entry Meeting Verifikasi Terpadu Usulan Hutan Adat Bersama KLHK

206

Satubanten.com- Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi menghadiri sekaligus membuka Entri Meeting Verifikasi Terpadu Usulan Hutan Adat Bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)  bertempat di Aula Multatuli Setda Lebak, Senin (29/8/2022).

Verifikasi usulan hutan adat yang tengah dibahas yaitu penetapan hutan adat Kasepuhan Cisitu, Cisungsang dan Kasepuhan Cibedug dengan total luas 7493 Ha.

Acara dihadiri Direktur Penanganan Konflik Tenurial Dan Hutan Adat (PKTHA) KLHK Muhamad Said, Assisten Daerah I Alkadri serta Para OPD Terkait dan tokoh kasepuhan masyarakat adat terkait.

Mengawali sambutannya, Wabup Lebak mengapresiasi kementrian KLHK yang telah mengakomodir dan merespon usulan dari masyarakat kasepuhan yang ada di Kabupaten Lebak terkait pengakuan hutan adat oleh masyarakat kasepuhan.

“Selama ini masyarakat adat kasepuhan dalam pemanfaatan lahan sering bermasalah dengan pihak taman nasional, dimana masyarakat kasepuhan kerap kali bercocok tanam dilahan taman nasional, tentunya ini menjadi polemik tersendiri, dan melalui penetapan hutan adat kasepuhan masalah ini dapat diselesaikan dengan baik” Ungkap Wabup.

Wabup juga berpesan kepada kasepuhan adat yang telah mendapatkan penetapan hutan adatnya, agar lahan adat tersebut dapat dimanfaatkan, dirawat dan dijaga untuk kebermanfaatan masyarakat adat itu sendiri yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

“Ketika telah ditetapkan menjadi hutan adat, kasepuhan memiliki kewajiban bagaimaana memelihara hutan itu, sehingga hutan itu bermanfaat bagi masyarakat yang ada disekitarnya” Pungkas Wabup.

Sementara itu Direktur Penanganan Konflik Tenurial Dan Hutan Adat (PKTHA) KLHK mengatakan tujuan penetapan hutan adat ini untuk menjamin ruang hidup masyarakat adat dan melestarikan ekosistem hutan serta perlindungan kearifan lokal dan yang paling penting menurut Direktur PKTHA KLHK penetapan ini dapat menjadi sosulusi konflik agraria antara masyarakat adat dengan pihak lain dalam kawasan tersebut.

“Sampai saat ini KLHK ( Di Kabupaten Lebak) telah menetapkan 5 lokasi hutan adat, kasepuhan cikarang, Pasir Eurih, Cirompang, Citorek dan kasepuhan cibarani dengan luas 3509 hektar” Ungkap Direktur PKTHA KLHK
.
Terakhir Direktur PKTHA KLHK berharap melalui entry meeting verifikasi terpadu terhadap usulan penetapan tiga hutan adat Kasepuhan Cisitu, Cisungsang dan Kasepuhan Cibedug dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan. (**)

Comments are closed.