Terkait SDN 1 Neglasari Cibeber Rusak Berat, Sekdis Dindik Lebak : Insya Allah Segera Dibagun

52

Lebak, Satubanten – Sebelumnya ramai diberikan dibeberapa media online, bahwa kondisi bangunan sekolah dasar negeri (SDN)1 Neglasari kecamatan Cibeber kabupaten Lebak provinsi Banten rusak berat.

Berdasarkan informasi yang didapat satubanten.com, bahwa kerusakan bangunan sekolah itu totalnya sebanyak 4 ruangan, diantaranya ruang belajar (Rumbel) kelas 2, kelas 5 dan kelas 6 serta 1 ruang guru.

Bahkan saat ini ke 4 ruangan itu sudah ditopang pakai bambu dan satu Rumbel terpaksa dikosongkan, yaitu ruang belajar kelas 2

Dikarenakan kondisi fisik Rumbel itu yang paling rusak berat, serta dikuatirkan saat kegiatan belajar -mengajar bangunan tersebut ambruk, maka ruangan itu terpaksa dikosongkan, berdasarkan informasi yang didapat pada sabtu (04/11/2023).

Sementara kepala SDN 1 Neglasari Ugay Sugaya saat dihubungi melalui ponselnya menyampaikan, Rumbel kelas 2 sudah satu minggu dikosongkan.

“Karena saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan dan kuatir ruangan itu roboh, maka siswa kelas 2 sebanyak 20 orang terpaksa belajar di luar atau di bangunan ruang pertemuan, tetapi jika hujan tiba maka para siswa -siswi itu juga terpaksa disuruh pulang, arena bangunan itu juga jauh dari layak dan kuatir ambruk juga,” ungkapnya

Sementara itu Sekdis Dindik kabupaten Lebak bernama Maman saat dihubungi melalui pesan singkat menyampaikan, bahwa terkait kondisi bangunan SDN 1 Neglasari itu nanti saya infokan langsung ke Kasi Sarprasnya.

Adapun Kasi Sarpras pada Dinas pendidikan (Disdindik) kabupaten Lebak, Sahril Apani saat di chat melalui pesan singkat WhatsApp menyampaikan, untuk SDN 1 Neglasari Insya Allah akhir bulan mulai dikerjakan.

Soalnya itu mah masuk di PUPR balai provinsi Banten, bukan di kita kegiatanya, terang Kasi Sarpras.

Ditambahkan Sahril, iya itu masuk di kegiatan PUPR balai provinsi Banten, sekarang lagi proses lelang dan tinggal nunggu tanda tangan kontrak.

“Semua ruangan yang rusak berat itu akan di rehab total, baik itu ruang belajar maupun ruang guru akan dibangun kembali atau direvitalisasi,” pungkasnya.

Comments are closed.