Satu berita mengulas segalanya

Prof.Dr. H. Erdi Rujikartawi. M.Hum Resmi Dilantik Menjadi Ketua STIA MYB Periode 2025-2030

Serang,- Ketua baru Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Maulana Yusuf Banten (STIA MYB) periode 2025-2030 telah resmi dilantik.

Ia tak lain ialah Erdi Rujikartawi yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua. Erdi mengisi kekosongan jabatan ketua pasca pimpinan sebelumnya yakni mantan Walikota Serang, Syafrudin meninggal dunia.

Di awal kepemimpinannya, Erdi diminta untuk mampu menambah jumlah jurusan di STIA MYB sekaligus meningkatkan statuta kampus menjadi Universitas.

Ketua Yayasan Pendidikan Maulana Yusuf, Syahbandar Wirahadikusuma, menyambut baik pengisian jabatan yang sebelumnya mengalami kekosongan karena ketua sebelumnya meninggal dunia. “Kami menyambut gembira karena ada gantinya. Ini melegakan bagi kami,” katanya, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia penetapan Erdi Rujikartawi sebagai ketua baru susah sesuai dengan ketentuan yang ada di STIE MYB. Sebelumnya telah dilaksanakan pemilihan oleh senat dosen. Setelah itu kemudian nama yang terpilih diajukan ke yayasan.

“Kemarin saat Senat dosen calonnya cuma 1, beliau adalah pengajar di sini, juga lulusan dari sini, ditambah sudah memiliki kedudukan sendiri, sebagai dosen pasca sarjana di UIN SMB Banten. Ini yang paling penting,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya memiliki target pada masa kepengurusan beliau, agar ada penambahan prodi atau mata kuliah baru sehingga nantinya statuta nya meningkat menjadi universitas.

“Yang sedang digarap konsultasi ke L2 Dikti Bandung untuk menyiapkan dua sampai tiga fakultas baru lagi sehingga bisa menjadi universitas,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini tahapan yang cukup sulit ialah mencari dosen yang akan mengajar. Karena persyarajatnya ialah harus dosen-dosen yang belum menjadi dosen di kampus lain. “Tentunya penambahan jurusan ini penting, agar STIA tidak ketinggalan karena tidak ada pilihan,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua STIA MYB, Erdi Rujikartawi, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan peningkatan kualitas, salah satunya ialah dengan penambahan prodi baru. “Bulan Agustus ini yang siap submit ini ada 3 prodi, yakni Agrobisnis, Agro ekonomi serta ilmu ekonomi,” ujarnya.

Nantinya setelah submit untuk perizinan, akan ada mekanisme untuk pengajuan prodi baru untuk memperoleh izinnya. “Setelah izin keluar baru setelah itu kita buka,” tegasnya.

Tak hanya itu, ada dua tambahan prodi lainnya yang tengan masuk dalam tahapan perencanaan yakni prodi administrasi kesehatan dan prodi psikologi.

“Jadi syarat menjadi universitas itu ketika kita sudah dapat izin dan berjalan, maka STIE ini akan menjadi universitas,” pungkasnya.(**)