PMKM UNPAM: Penerapan Sistem Pencatatan Keuangan Sederhana Sebagai Sarana Edukasi Literasi Finansial di Kalangan Remaja
Penulis oleh: Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Sarjana Akuntasi Universitas Pamulang yatu Ahmad munajah (Ketua), Andini Ira Agustin, Nadia Nur Dianah, Putri Khoirunnisa.
Satubanten.com- Pendidikan memberikan peran penting dalam pembentukan sikap siswa terutama dalam mempelajari cara mengendalikan diri, mengembangkan kepribadian, meningkatkan kecerdasan, membangun karakter yang positif serta memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk diri mereka sendiri dan masyarakat. Saat ini masih banyak remaja kurang dalam hal pendidikan terutama tentang pengelolaan keuangan. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk membantu dan mendorong generasi muda untuk memahami cara mengatur keuangan saat mereka masih remaja.
Cara generasi muda dalam mengatur keuangan mereka terutama di SMP telah dipengaruhi oleh perubahan dalam pola belanja dan kemajuan ekonomi berbasis digital. Pada masa remaja orang mulai membentuk pola pikir tentang keuangan mereka yang dapat memengaruhi keuangan mereka di masa depan. Namun, kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan uang yang bijaksana sering kali membuat siswa terjebak dalam perilaku konsumtif, tidak menyisihkan uang, dan mudah terpapar pada risiko penggunaan produk keuangan yang tidak cocok dengan kebutuhan.
SMP Muhammadiyah 17 Ciputat merupakan salah satu sekolah yang berkesempatan untuk mengikuti pembelajaran langsung mengenai pentingnya pencatatan keuangan sederhana melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang kami selenggarakan. Melalui kegiatan ini kami tidak hanya memberikan pengetahuan dasar tentang cara mencatat laporan keuangan, tetapi juga memperkenalkan siswa pada konsep pengelolaan keuangan yang baik sejak dini supaya mereka mampu untuk bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.
Dalam pembelajaran kali ini kami dapat memberikan pemahaman dasar mengenai literasi finansial mulai dari cara membedakan kebutuhan dan keinginan serta pentingnya menabung hingga pembelajaran mengenai pengenalan investasi sederhana yang aman bagi pemula. Materi yang kami sampaikan yaitu dengan metode interaktif sehingga para siswa terlihat lebih antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

Menurut observasi kami di SMP Muhammadiyah 17 Ciputat, masih banyak siswa yang belum memahami bagaimana pentingnya mengatur keuangan sejak dini. Masih banyak dari mereka mengaku sering kehabisan uang jajan karena tidak memiliki kebiasaan mencatat pemasukan dan pengeluaran harian maka dari kondisi ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pengelolaan finansial masih perlu ditingkatkan terutama di kalangan remaja yang mulai aktif dalam kegiatan konsumsi sehari-hari.
Dengan melihat fenomena tersebut kami dapat memberikan penjelasan mengenai dampak buruk jika kebiasaan ini terus dibiarkan. Tanpa pencatatan keuangan siswa cenderung menggunakan uang tanpa perlu perencanaan, sulit untuk menabung, dan tidak bisa membedakan mana pengeluaran penting dan mana yang tidak penting. Melalui diskusi ini dan contoh nyata, para siswa mulai menyadari bagaimana kalau kebiasaan sederhana seperti mencatat pengeluaran dapat membantu mereka lebih teratur dalam menggunakan uang dan menghindari dari pemborosan.
Dari penjelasan tersebut secara khusus dapat menekankan pentingnya peningkatan kesadaran tentang mengatur serta mencatat semua kegiatan keuangan mulai dari pemasukan hingga pengeluaran dikalangan remaja. Awal khususnya kepada para remaja yang sedang duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Maka dengan kegiatan PKM ini mahasiswa dapat membantu para siswa dan siswi di SMP Muhammadiyah 17 Ciputat yaitu dengan cara memberikan pengarahan dan juga pengertian agar para siswa dan siswi dapet belajar tentang pentingnya mengatur keuangan mereka sejak dini.
Secara keseluruhan, kami berharap kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi para siswa dan siswi di SMP Muhammadiyah 17 Ciputat tentang sistem pencatatan keuangan sederhana sebagai sarana edukasi finansial dikalangan remaja pada saat ini. (Sbs)