Satu berita mengulas segalanya

PLTU UBP Banten 2 Labuan Lakukan Pengetesan Sirine Disaster Atau Sirine Peringatan Dini

Satubanten.com- PLTU UBP Banten 2 Labuan akan melakukan pengetesan Sirine Disaster atau Sirine peringatan dini, sirine yang segmentasinya terhadap alam, ketika alam tiba – tiba terprediksi berpotensi bencana, seperti Tsunami, gempa bumi, Gunung meletus atau badai.

Sebelumnya, Pihak PLTU 2 Labuan telah memberikan pemberitahuan kepada semua pihak, bahwa dalam surat tersebut PLTU Banten 2 Labuan memberitahukan akan dilakukannya pengetesan sirine disaster yang diperkirakan akan terdengar sampai radius kurang lebih 5 Km.

Sehubungan akan dilakukannya pengetesan sirine disaster tersebut, kami menghimbau kepada seluruh pegawai, mitra kerja, dan masyarakat sekitar agar tetap tenang dan tidak panik karena suara sirine merupakan bagian dari kegiatan pengujian sistem yang dilaksanakan rutin tiap bulan.

Adapun Pengetesan Sirine dilakukan di PLTU UBP Banten 2 Labuan akan dilaksanakan hari Jumat 26 Juni 2026 pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai.

Menurut petugas Tim K3L PLTU Banten 2 Labuan mengatakan ” Penting sifatnya informasi itu disampaikan, agar kondusifitas suasana tetap aman dan nyaman.

Selain informasi melalui surat resmi dari PLTU, informasi di medsos dan woro-woro keliling juga dilakukan oleh pihak PLTU 2 Labuan.

“Alhamdulillah pengetesan sirine disaster sukses dinyalakan namun warga tetap kondusif, karena sirene tanggap darurat ini juga adalah bagian dari dalam rangka upaya antisipasi bencana baik tsunami maupun gempa,” ujarnya kepada awak media, Jumat (26/6/26).

Terpisah menurut warga setempat menyampaikan bahwa memang benar seluruh masyarakat saat suara sirine dinyalakan warga tidak panik.

” Alhamdulillah kami sebagai warga yang lingkungan nya dekat dengan PLTU UBP 2 Labuan tetap tenang dan kondusif seperti biasa hal itu karena sosialisasi kepada masyarakat memang sudah maksimal,”ungkapnya.

Untuk kedepannya alat tersebut bisa digunakan sesuai dengan fungsinya untuk membantu masyarakat jika terjadi adanya bencana alam dan lainnya.(**)