Satu berita mengulas segalanya

Perawatan Intensif dan Masa Habituasi Badak Jawa Musofa di Kandang Rawat JRSCA, Taman Nasional Ujung Kulon

20

Sumur, – Setelah melalui proses translokasi bersejarah sejak tanggal 3 hingga 5 November 2025, individu Badak Jawa bernama Musofa resmi tiba dan ditempatkan di kandang perawatan (paddock) Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA), Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Malam tanggal 5 November 2025 menjadi awal fase adaptasi yang sangat penting di mana setiap gerak Musofa dipantau dengan cermat oleh tim medis yang terdiri dari dokter hewan dan keeper (perawat) badak yang bekerja dalam sistem shift delapan jam di area kandang perawatan, memastikan pemantauan 24 jam tanpa putus. Selain berjaga secara langsung di area kandang perawatan, Musofa juga dipantau secara jarak jauh melaui kamera pengawas atau CCTV (Closed-Circuit Television) yang terpasang di kandang perawatan.

Begitu Musofa berada di kandang rawat, tim dokter hewan dan keeper segera melakukan serangkaian prosedur standar: pemberian pakan, obat-obatan, pengecekan kondisi fisik, kebersihan kandang, serta observasi perilaku untuk memastikan respons stres tetap dalam batas wajar.

Malam pertama ini dijaga oleh tim doker hewan, yang bertugas terdiri dari dokter hewan dan keeper berpengalaman dalam merawat spesies Badak Sumatera di Suaka Rhino Sumatera (SRS) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan lembaga konservasi di Indonesia. Mereka memahami karakter satwa besar yang sensitif dan membutuhkan pendekatan penuh kehati-hatian.

Selain itu, keeper telah menjalani pelatihan intensif perawatan badak di SRS TNWK pada tahun 2024. Hadir juga dokter hewan dan keeper yang selama bertahun-tahun terbiasa menangani Badak Putih Afrika. Pengalaman mereka dalam merawat megafauna ini menjadi kekuatan tambahan yang memastikan keselamatan dan kenyamanan Musofa dalam masa adaptasi awal. (**)

Comments are closed.