Peluncuran Jingle KPU Pilkada Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

9

Pandeglang – Partisipasi Masyarakat yang hadir dalam pemilihan merupakan cerminan kualitas demokrasi di suatu daerah. Oleh sebab itu, Jingle Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 harus dapat mendorong peningkatan partisipasi masyarakat.

“Ini merupakan upaya peningkatan partisipasi masyarakat melalui sosialisasi yang intensif, edukasi pemilih , dan memastikan aksesbilitas pemilihan bagi seluruh lapisan masayarakat terus dilakulan,” hal demikian dikatakan Bupati Irna Narulita saat memberikan sambutan pada kegiatan peluncuran jingle KPU di Stadion Badak Pandeglang, rabu (5/6/24).

Menurut Bupati Irna, fungsi utama dari jingle adalah untuk meningkatkan daya ingat masyarakat akan pilkada. Dengan memadukan melodi yang mudah diingat dan lirik yang sederhana, jingle mampu menciptakan pesan yang mudah dikenali dan diingat oleh masyarakat.

“Hal ini akan membantu menanamkan kepada daya ingat masyarakat sehingga dapat meningkatkan partisipasi pada pemilihan kepala daerah tahun 2024,” ungkapnya.

“Tugas kita bersama mensukseskan jalannya pilkada, saya yakin petugas akan lelah, kegiatan akan memerlukam tenaga pikiran dan waktu, kami ucapkan terimakasih kepada seluruh penyalenggara,” ujarnya.

Sementara Nunung Nurazizah Ketua KPU Pandeglang mengatakan, peluncuran jingle KPU pada Pilkada 2024 sebagai penanda bahwa pilkada Kabupaten Pandeglang akan segera dilaksanakkan.

“Ini untuk pertama kalinya pilkada tahun ini secara serentak tanggal 27 nopember 2024. Kegiatan ini kami kemas dalam rangka soaialisasi maskot dan jinggle yang akan digunakan dalam semua kegiatan dan diseminasi informasi,” ungkapnya.

Dijelaskan Nunung Nurazizah pada pilkada kali ini KPU Pandeglang mengusung tagline “Milih sing bener”. Tujuan dari tagline itu menurut Nunung, setiap pemilu atau pilkada selalu ada surat suara yang tidak sah entah sengaja atau tidak disengaja.

“Makanya kami milih tagline itu, yuk kita milih sing bener jangan sampai suara yang kita coblos tidak sah karena cara memilihnya tidak benar, tentu itu akan sia-sia dan sangat disayangkan, mari jadikan.(**)

Comments are closed.