Menpora: Pemain Diaspora Atau Keturunan Indonesia Bukan Untuk Mematikan Potensi Pemain Sepak Bola Lokal

24

Satubanten.com- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dito Ariotedjo menegaskan pemain diaspora atau keturunan Indonesia bukan untuk mematikan potensi pemain sepak bola lokal.Menpora

Hal tersebut disampaikan oleh Dito Ariotedjo dalam diskusi PSSI Pers bertajuk “Naturalisasi Pemain, Mereduksi atau Memotivasi?” di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis (21/12/2023) sore WIB.

Dito menyebut komitmennya bukan untuk mematikan pembinaan pemain muda di dalam negeri. Menurut Dito, pihaknya justru menggali potensi dari sumber lain.

“Jadi prinsipnya secara garis besar komitmen kami bukan kami ingin mematikan pembinaan lokal. Jadi itu sama sekali tidak benar. Justru kami ingin menggali dan mengumpulkan potensi para diaspora ini,” kata Menpora Dito Ariotedjo.

Dito Ariotedjo kemudian menjelaskan kebijakan saat ini di Kemenpora telah berubah berbeda dengan dulu. Beberapa tahun lalu, program naturalisasi pemain tidak memandang mereka memiliki garis keturunan Indonesia atau tidak.

“Mungkin kalau zaman dulu banyak praktik naturalisasi atau warga asing yang langsung bermain di klub atau cabang olahraga manapun, justru yang saat ini kami di Kemenpora ingin fokus benar-benar mencari atlet-atlet muda yang memang memiliki keturunan langsung dan memang punya hubungan langsung dengan Indonesia,” jelas Dito. (**)

Comments are closed.