Kol Inf Irfan Amir Jabat Komandan Grup 1 Kopassus

27

Serang, Satubanten – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Ramah Tamah Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Gedung Serba Guna Grup 1 Kopassus TNI AD, Jl. Raya Cilegon, Drangong, Kota Serang, Kamis (16/11/2023). Grup 1 Kopassus TNI turut jaga stabilitas Provinsi Banten mantap dan stabil.

Al Muktabar mengatakan, Dangrup 1 Kopassus TNI merupakan bagian dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus Provinsi Banten. Bersama-sama dengan anggota Forkopimda lainnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat untuk pembangunan daerah dan nasional.

“Serah terima jabatan merupakan satu bagian dari perjalanan suatu organisasi,” ungkapnya.

“Organisasi sangat kita butuhkan untuk mengkonsolidasikan berbagai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Oleh karenanya, kita terus memperkuat kerja sama dan kolaborasi kita, saling mendukung,” tambahnya.

Al Muktabar menegaskan, pihaknya akan terus menjaga kerja sama dan kolaborasi sebagai salah satu upaya untuk menjaga stabilitas daerah yang mantap.

“Stabilitas yang mantap, stabil, yang resilience,” ungkapnya.

Dikatakan, selama ini koordinasi dan kolaborasi telah berjalan dengan baik serta saling mendukung.

“Kita dalam satu kesatuan dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Plus,” pungkasnya.

Sebelumnya, dilaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Grup 1 Komando Pasukan Khusus TNI AD dari Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana kepada Kolonel Inf Irfan Amir, di Lapangan Hijau Grup 1 Kopassus yang dipimpin Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen Deddy Suryadi.

Dalam pesannya, Mayjen Deddy Suryadi meyakini Kolonel Inf Irfan Amir mampu membawa prestasi lebih untuk Grup 1 Kopassus dari para pendahulunya.

Sebagai informasi, Kolonel Inf. Irfan Amir sebelumnya bertugas sebagai Asisten Territorial Danjen Kopassus. Sementara Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana melaksanakan tugas baru sebagai Asisten Perencanaan Danjen Kopassus.

Comments are closed.