Kisah Inspiratif Musfiroh, Mengabdi di Pulau Tunda hingga Jadi Garda Terdepan Penanganan Covid-19

16

Serang, Satubanten.com – Musfiroh perempuan asal Kabupaten Serang ini, jadi salah satu perempuan yang inspiratif. Ia mendapatkan penghargaan dari Organisasi Aksi Solideritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju, Kamis (21/4/2022).

Penghargaan itu diberikan oleh OASE dalam rangka memperingati hari Kartini yang ke 144 tahun 2022.

Permpuan kelahiran Serang, 10 Januari 1990 itu mendapatkan penghargaan sebagai perempuan penggerak masyarakat dibidang kesehatan. Diketahui bahwa dirinya merupakan bidan honorer yang bertugas di Pulau Tunda sebagai desa terpencil di Kabupaten Serang.

Musfiroh diberikan penghargaan lantaran dirinya dianggap berjasa dalam kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19 dan pencegahan penyakit menular lainnya.

Musfiroh mengaku mengaku senang dan bahagia telah mendapatkan penghargaan. “Alhamdulillah senang dan bahagia,” ujarnya saat berada di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (21/4/2022).

Ia menyampaikan terimakasih atas kepercayaan Pemerintah Pusat, dengan memberikan penghargaan kepadanya Saat ditanya mengenai pengalamannya selama menjalani tugas sebagai bidan di Punda Tunda. Dirinya pun menceritakan dengan rasa haru atas perjuangannya selama menjalankan tugas.

Ia bercerita bahwa selama menjalankan tugas sejak tahun 2014. Banyak lika liku dan kesulitan yang ia lalui selama di pulau tunda. Salah satunya ketika merujuk pasien yang gawat darurat.

“Itu kan harus dibawa dengan cepat, ada kapal nelayan kita langsung berangkat,” katanya. Saat diperjalanan, kata dia, dirinya kadang harus menerjang ombak lautan yang begitu besar.

Dengan taruhan nyawanya, ia rela demi bisa membantu kesehatan pasien. “Kemudian pada saat menolong persalinan di malam hari, saat itu kan lampu belum stabil belum 24 jam,” kata dia. Ketika dirinya sedang melakukan persalinan, tiba-tiba lampunya mati.

Sehingga dirinya harus mencari lampu alternatif untuk memperlancar penanganan. Sehingga dengan pernghargaan yang ia terima ini, Musfiroh mengaku senang dan bahagia. Dalam kesempatan itu juga, dirinya menyampaikan harapannya kepada pemerintah.

Ia berharap selama pengamdiannya, dirinya telah mencoba dua kali melamar sebagai CPNS. “Harapannya semoga bisa naik statusnya, bisa jadi PNS. Karena udah dua kali gagal CPNS,” ungkapnya.

Asisten Daerah (Asda) III Setda Kabupaten Serang, Ida Nuraida yang hadir mendampingi Musfiroh di Pendopo Gubernur Banten. Dirinya mengaku bangga dan sangat mengapresiasi atas perjuangan Musfiroh.

Menurutnya kriteria yang diberikan OASE untuk memberikan penghargaan bagi para pejuang perempuan itu sangat luar biasa.

“Saya rasa yang dari Kabupaten Serang ini, sudah sangat masuk kriteria,” ungkapnya. Karena perjuangan Musfiroh, kata dia, untuk berjuang melayani masyarakat di daerah yang terpencil yang ada di Pulau Tunda.

Comments are closed.