Keluarga Guru Ngaji di Kecamatan Benda Kota Tangerang terima santunan Rp. 42 Juta

18

Tangerang, Satubanten – BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Bandara Soekarno Hatta bersama dengan Pemerintah Kota Tangerang di Kecamatan Benda serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta Kepada Ahli Waris Guru Ngaji sebesar Rp. 42 Juta Rupiah.

Penerima santunan tersebut adalah Mahiyah yang merupakan ahli waris dari seorang Guru Ngaji di Kecamatan Benda Almarhum Bayunih.

Penyerahan santunan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Benda Kota Tangerang yang dihadiri dan diserahkan secara simbolis oleh PJ. Walikota Tangerang Dr. Nurdin S.Sos ., M.SI, Camat Benda, Boyke Urif Hermawan, Pps. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Batuceper, Suharnam, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Bandara Soekanro Hatta, Febrian Kholilullah dan Jajaran OPD Kecamatan Benda kepada ahli waris, yaitu istri almarhum yang bernama Ibu Mahiyah dengan besaran santunan sebesar Rp42.000.000.

Penyerahan ini dilakukan secara langsung kepada ahli waris di Kantor Kecamatan Benda Kota Tangerang. Suharnam, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Batuceper menyampaikan turut belasungkawa atas meninggalnya almarhum Bayunih. Ia berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian Almarhum.

“Pertama tama, kami sampaikan turut berduka cita yang sangat mendalam kepada ibu Mahiyah dan keluarga yang ditinggalkan, semoga santunan ini dapat menjadi manfaat bagi kelangsungan hidup keluarga. Untuk diketahui, santunan kematian (JKM) ini diserahkan karena almarhum Bayunih selama mengajar sebagai Guru Ngaji, beliau sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan” ungkapnya.

Febrian Kholilullah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Bandara Soekarno Hatta menambahkan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak program jaminan yang bisa diberikan kepada pekerja, baik penerima upah (Formal) maupun pekerja mandiri (informal). Jaminan Kematian (JKM) adalah salah satu program jaminan yang diberikan.

Ia berharap dengan adanya penyerahan santunan ini dapat membantu meningkatnya awareness bagi warga lingkungan sekitar khususnya para pekerja, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi kehidupan kita sebagai pekerja.

“Perlindungan ini diberikan dari berangkat kerja, berkegiatan sebagai pekerja, hingga sampai pulang kembali ke rumah. Sehingga dengan begitu, masyarakat pekerja tidak perlu merasa cemas saat menghadapi risiko-risiko yang mungkin terjadi pada saat bekerja, karena sudah terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Febri.

Febri juga menambahkan bahwa ia bersama Jajaran Pemerintah Kota Tangerang terus berkolaborasi dan bersinergi dalam upaya mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan agar maysarakat di wilayahnya khususnya Kecamatan Benda dan sekitarnya dapat terlindungi secara menyeluruh ke Program BPJS Ketenagakerjaan, agar ketika terjadi risiko kerja BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk perlindungan Negara terhadap para pekerja.

“Kami tentunya bersama Pemerintah Kota Tangerang terus berusaha memberikan pemahaman dan sosialisasi akan pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan khususnya di wilayah Kecamatan Benda dan sekitarnya, agar semua pekerja di bisa terlindungi dari risiko kerja,”pungkas nya

Lanjut disampaikan Suharnam, penyerahan santunan jaminan kematian ini merupakan salah satu bukti nyata komitmen dan keseriusan Negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan jaminan sosial kepada masyarakat di berbagai sektor, baik pekerja formal maupun pekerja informal seperti khususnya para pengajar seperti Guru Ngaji.

“Kegiatan penyerahan santunan kematian ini diharapkan dapat memberikan bantuan finansial kepada ahli waris Almarhum Buyanih dalam menghadapi masa-masa sulit setelah kepergian suami. BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan manfaat yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya dalam Perlindungan ketenagakerjaan” Pungkas Suhranam.

Comments are closed.