Hilang Sejak Malam Takbiran, Warga Desa Kaserangan di Temukan Meninggal di Sungai Ciujung

23

Serang, Satubanten – Baital Uza, 10, asal Kampung Sombeng, Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang yang Hilang sejak malam takbiran akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal di Sungai Ciujung.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang curiga dengan bau busuk yang tercium, setelah ditelusuri ternyata bau tersebut keluar dari jasad korban.

Kapolsek Pontang AKP Junaedi menjelaskan jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara di Kota Serang untuk mengetahui kepastian kematian korban.

“Setelah dilakukan cek TKP, salah satu warga mengaku jika mayat tersebut adalah anaknya yang tidak pulang sejak malam takbir,” ungkap Kapolsek.

Kronologi hilangnya korban yakni saat mengikuti takbiran keliling, korban yang memiliki keterbelakangan mental tersebut tidak pulang kerumah sejak saat itu dan tidak diketahui keberadaanya.

“Dari keterangan warga, terakhir kali anak tersebut terlihat ikut takbir keliling bersama teman-temannya,” kata Kapolsek.

Dari hasil olah TKP, yang dilakukan pihak kepolisian baju yang dikenakan korban diletakan dipepohonan yang berjarak kurang lebih 5 meter dari jasad korban.

“Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana panjang sedangkan baju setelan yaitu baju muslim warna merah ditemukan kira-kira berjarak 5 meteran dengan posisi ditaruh di pepohonan,” terang Junaedi.

“Jadi untuk keterangan lebih lanjut, kita menunggu hasil pemeriksaan tim medis,” tandasnya.

Comments are closed.