Haflatul Qur’an Angkatan XIV, SDIT Irsyadul ‘Ibad Publikasikan Ratusan Prestasi Tingkat Daerah Hingga Nasional & Gelar Karya P5

90

Pandeglang, Satubanten – Publikasikan Ratusan Prestasi Tingkat Daerah Hingga Nasional dan Gelar Karya Penguatan Profil Pelajar pancasila (P5), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Irsyadul ‘Ibad Pandeglang menggelar Haflatul Angkatan XIV tahun ajaran 2023/2024, dengan mengangkat tema “Mendidik Generasi Al-Qur’an Sebagai Pewaris Peradaban”, bertempat di Hotel Horison Altama Pandeglang. Sabtu (17/6/2023).

Dihadiri lebih dari enam ratus lebih peserta, yang terdiri dari walimurid dan tamu undangan, acara juga dimeriahkan para peserta didik dengan berbagai penampilan Gelar Karya P5, diantaranya seni degung, Tahfidz, pentas drama, pidato tiga bahasa dan puisi.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyampaikan Apresiasi yang sangat tinggi untuk SDIT Irsyadul ‘Ibad Pandeglang yang banyak menorehkan prestasi untuk Kabupaten Pandelang. Bapak ibu sebagai wali murid sangat tepat menitipkan putra putrinya di SDIT karena selain akademik juga dibekali Agama. Ini yang akan menjadi pegangan untuk anak-anak kita ke depan. katanya,

“Pada hari ini pun, terlihat simbol – simbol Palestina. yang menandakan bahwa kita harus tetap peduli dengan kondisi saudara – saudara kita yang ada disana, kita daoakan semoga Palestina segera merdeka dan Allah melumpuhkan sejata kaum zionis.”. Tegasnya,

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang Rd.Dewi Setiani yang diwakili oleh kepala bidang Kasubag TU Sukron yang hadir pada acara tersebut dan menyampaikan sambutanya dengan mengapresiasi terselenggaranya wisuda dengan sangat luar biasa.

“ Saya mewakili Ibu Kadis Disdikpora, Ibu Hj. Raden Dewi Setiani, S.Sos,.MA, Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak Ustadz, Ustadzah serta orang tua yang sudah bekerjasama mendukung menyukseskan pendidikan untuk anak-anak kita”, katanya.

SDIT Irsyadul ‘ibad ini papar Sukron, adalah sekolah yang berprestasi di kabupaten pandeglang dan telah menjadi sekolahh penggerak angkatan 1. Setelah ini, SDIT akan melajutkan dengan program pengimbasannya. “Bapak ibu kita tepat menitipkan putra putrinya disini”. katanya.

Hidayat Rahman selaku Ketua Yayasan Irsyadul ‘Ibad, menyampiakan terima kasih kepada para wali murid yang telah memberikan kepercayaan kepada lembaganya.

“Alhamdulilah tugas kita sudah selesai tinggal tugas ayah bunda melanjutkan. Mohon maaf atas segala kekurangan. Terima kasih kepada ayah bunda yang telah memberikan wakaf untuk pembebasan lahan yang digunakan jalan. Insya Allah pahalanya akan terus mengalir dan melimpah tidak akan hilang walaupun ayah bunda sudah tidak bersama lagi. Program wakaf ini tidak akan berhenti smapai sini kdepan akan dialihkan kepada program wakaf produktif yang kebermanfaatannya dalam dirasakan oleh masyarakat sekitar”. imbuhnya.

Sementara itu, Isuti Rachman selaku Kepala Sekolah SDIT Irsyadul ‘Ibad dalam sambutanya, menyampaikan rasa bahagia atas terlaksananya kegiatan wisuda tahun ini.

Acara ini juga kata Isuti, sebagai bukti rasa syukur atas prestasi-prestasi yang telah diraih. “Alhamdulilah sebagai Sekolah Penggerak Angkatan Pertama, banyak sekali prestasi yang sudah diterima mulai dari bidang sains, olah raga, seni dan ekstrakurikuler, sebanyak 206 prestasi baik di tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan sampai tingkat Nasional banyak medali yang sudah diraih seperti medali perak dan perunggu,” ujarnya.

“Tentu prestasi ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak terutama orang tua yang selama ini terus memberikan support dan semangatnya kepada peserta didik kami. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada orang tua siswa dan para undangan yang sudah menyempatkan hadir dan memohon maaf jika dalam pelaksanaan wisuda terdapat kekurangan,” imbuhnya.

Masih menurut Isuti, pendidikan Islami itulah yang membedakan dengan pendidikan pada umumnya.
Prosesnya (Proses membentuk generasi Qurani) tidak mudah. Tidak hanya cukup sekolah SD walaupun 6 tahun. Pendidikan dasar adalah dasar untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya dalam pendidikan yang lebih tinggi,” tegasnya.

” Anak-anak adalah aset kita, aset bangsa ini, mereka adalah pewaris peradaban, dipundak kita bersama (orang tua dan Guru-red) bangsa ini akan menjadi tanggung jawab mereka dimasa depan, ditangan kolaborasi kita (guru dan orangtua-red) peradaban dunia ini akan mereka (murid-murid, red) genggam, maka jangan pernah biarkan anak-anak kita jadi santapan perubahan zaman yang negatif,” tutur Isuti.

Isuti juga menyampaikan selamat kepada peserta Haflatul Qur’an angkatan XIV.

“Semoga Allah memberikan kekuatan untuk dapat melanjutkan ketingkat lebih tinggi. Dan kita mendoakan semoga mereka menjadi pemimpin masa depan dan berharap para lulusan SDIT Irsyadul ‘Ibad tetap melanjutkan pendidikan Islam terpadu meskipun tidak di Irsyadul ‘Ibad,” harapnya.

Comments are closed.