Satu berita mengulas segalanya

Hadiri Konfercab X NU Kabupaten Lebak, Pj. Bupati : NU Bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan pada bidang keagamaan

Lebak, Satubanten – Pj. Bupati Lebak Iwan Kurniawan menghadiri Konferensi Cabang ke-10 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lebak bertempat di Pondok Pesantren Al-Bayan Rangkasbitung, Selasa 30/7/24. Hadir juga pada acara ini Bupati Lebak 2003-2013 Bpk. H. Mulyadi Jayabaya, SE., Dandim 0603/Lebak, Wakapolres Lebak, Kepala Kantor Kemenag Lebak, Ketua MUI Kab. Lebak KH. Pupu Mahpudin, M.Pd. selaku Caretaker Rois Syuriyah PCNU Lebak, serta Kepala Bapelitbangda, dan Kepala Bakesbangpol Kaupaten Lebak.

Konfercab NU merupakan forum musyawarah tertinggi NU Kabupaten Lebak yang dihadiri oleh perwakilan dari Majelis Wakil Cabang (MWCNU) se-Kab. Lebak. Konfercab juga merupakan momentum silaturahmi antar para pengurus dan sebagai ajang evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan pada periode terdahulu dan dapat menyusun program kerja yang rasional untuk periode yang akan datang. Pada Konfercab Tahun 2024 kali ini akan memilih Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Lebak.

Ketua Tanfidziyah PCNU Caretaker Kab. Lebak KH. Asep Saefullah, S.Pd.I., M.Pd. selaku penyelenggara Konfercab X Lebak menyampaikan tema kegiatan ini yaitu “Merajut Ukhuwah dan Mendigdayakan Jam’iyah menuju Khoiro Ummah. Lebih lanjut KH Asep menjelaskan makna tema tersebut yaitu “Merajut Ukhuwah” mempunyai maksud harapan kita bersama bahwa di NU ini harus terbangun Ukhuwah (persaudaraan) terlebih pencetus ukhuwah adalah NU sendiri melalui trilogi Ukhuwah yaitu Ukhuwah Islamiah (persaudaraan sesama umat islam), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan dalam ikatan kebangsaan), dan Ukhuwah Basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia). “Mendigdayakan Jam’iyyah” bermakna NU Lebak harus kuat dan Istimewa yaitu harus bisa memberikan kontribusi positif bagi seluruh masyarakat Lebak “menuju Khoiru Ummah” yaitu kesejahteraan Umat. KH. Asep mengajak seluruh peserta untuk sama-sama mensukseskan pelaksanaan Konfercab X ini.

Ketua Tanfidziyah PWNU Caretaker Banten Drs. H. Lukman Hakim, M.Si. dalam sambutannya menjelaskan bahwa konfercab dilaksanakan berdasarkan AD-ART dan pelaksanaannya diatur dalam Peraturan Perkumpulan (PERKUM) NU Keputusan Konferensi Besar NU Tahun 2022.
Beliau berpesan sebagai organisasi yang berdiri hampir 1 abad NU harus semakin baik dan modern sehingga semakin nyata kebermanfaatannya untuk jamaah. Beliau berharap siapa pun yg terpilih harus satu komando dan satu frekuensi dengan PBNU, agar lebih bermanfaat dan maslahat untuk jamaah.

Ketua PBNU bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi, Dr. KH. Muhammad Faesal, M.H., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yang merupakan Amanat Muktamar ke-34 NU Tahun 2021 yaitu (1) Kewajiban Jam’iyah NU untuk melakukan transformasi Aswaja, (2) Kewajian NU melakukan transformasi organisasi, (3) NU wajib melakukan pengembangan kelembagaan Kepengurusan dan Badan Otonom, (4) NU wajib memiliki layanan kependidikan setingkat SMA/Aliyah/SMK yang badan hukumnya milik NU bukan pribadi, dan (5) NU wajib memiliki Badan Usaha mandiri.

Pada kesempatan kali ini Pj. Bupati dalam sambutannya menyampaikan harapan dalam rangka kemajuan Kabupaten Lebak, organisasi NU agar terus dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan terutama pada bidang keagamaan khususnya pada pembinaan umat dan ilmu agama guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT di era globalisasi saat ini.