CATL Luncurkan Baterai Shenxing, Era Mobil Listrik dengan Fitur Pengisian Daya yang Sangat Cepat

10

Serang, Satubanten – Pada 16 Agustus lalu, CATL meluncurkan Shenxing, baterai LFP 4C pertama di dunia dengan fitur pengisian daya yang sangat cepat (superfast charging). Baterai ini menghasilkan jarak tempuh hingga 400 km setelah dicas selama 10 menit, serta jarak tempuh di atas 700 km setelah dicas satu kali hingga daya baterai terisi penuh. Shenxing segera mengatasi kekhawatiran pengguna mobil listrik (EV) tentang kecepatan pengisian daya baterai, serta menghadirkan era EV dengan fitur pengisian daya yang sangat cepat.

Setelah perkembangan teknologi baterai dan peningkatan kinerja baterai EV yang signifikan, industri mewujudkan EV dengan jarak tempuh yang jauh. Saat ini, kekhawatiran tentang kecepatan pengisian daya baterai menjadi faktor utama yang menghambat konsumen beralih memakai EV. Mengutamakan aspek dasar dari elektrokimia, CATL terus berinovasi dari sisi material dan elektrokimia, serta struktur sistem secara komprehensif. Maka, CATL berhasil membuat fitur pengisian daya baterai yang sangat cepat, densitas energi yang tinggi, sekaligus mewujudkan tingkat keselamatan yang optimal secara kreatif. Shenxing menghadirkan terobosan kinerja kimia LFP sehingga memimpin inovasi di industri baterai.

Mempercepat ekstraksi ion litiium. Shenxing memanfaatkan teknologi super electronic network cathode dan material fully nano-crystallized LFP cathode untuk menciptakan jaringan elektronika super. Jaringan ini memfasilitasi ekstraksi ion litium dan respons cepat atas sinyal pengisian daya.

Menambah tingkat intercalation ion litium. Dari sisi inovasi grafit, teknologi fast ion ring generasi kedua CATL dipakai untuk mengubah sifat lapisan grafit. Hal ini menambah kanal intercalation dan memperpendek jarak intercalation untuk ion litium sehingga menghasilkan jalur cepat bagi konduksi arus. Lebih lagi, desain elektroda berlapis dan multigradien telah dikembangkan guna menghasilkan keseimbangan ideal antara fitur pengisian daya cepat dan jarak tempuh yang jauh.

Mengurangi resistansi pergerakan ion litium. CATL telah mengembangkan formula superconducting electrolyte terbaru yang efektif mengurangi viskositas elektrolit. Hal ini menghasilkan konduktivitas yang lebih baik. Lebih lagi, CATL meningkatkan kualitas lembaran film SEI yang sangat tipis untuk mengurangi resistansi pergerakan ion litium.

Selain menghasilkan pengisian daya 4C yang sangat cepat, Shenxing juga merealisasikan jarak tempuh yang jauh, fitur pengisian cepat pada berbagai rentang suhu, serta aspek keselamatan yang baik melalui inovasi struktur, dan memakai algoritma pintar.

Menghasilkan jarak tempuh di atas 700 km. CATL telah mengembangkan teknologi pengelompokan terpadu secara inovatif selain integrasi internal crossbeam dan end plate yang terdapat pada teknologi CTP 3.0. Langkah ini menghasilkan integrasi yang baik dan efisiensi pengelompokan yang optimal. Lewat langkah ini, Shenxing juga mampu mencapai jarak tempuh di atas 700 km, melampaui batasan kinerja kimia LFP.

Pengisian daya secara normal pada suhu rendah. Pada suhu ruangan, daya Shenxing dapat dicas hingga 80% SOC dalam 10 menit. Di sisi lain, CATL mengandalkan teknologi kendali suhu sel baterai pada platform sistem. Tujuannya, memastikan panas sel baterai mencapai rentang suhu operasional yang optimal dengan cepat. Hal ini membuat Shenxing dapat dicas 0-80% hanya dalam 30 menit dengan suhu rendah hingga -10°C, dan kinerja akselerasi 0-100 km/jam tetap terjaga pada suhu rendah.

Memprioritaskan Keselamatan. Elektrolit dan separator terbaru dengan lapisan yang sangat aman kini digunakan untuk menyediakan perlindungan ganda pada baterai Shenxing. Dengan mengatur suhu global di dalam sel baterai dengan algoritma pintar, CATL membuat sistem pengetesan kerusakan secara langsung (real-time fault testing) yang dapat mengatasi masalah akibat pengisian daya cepat. Hal ini mewujudkan aspek keselamatan yang optimal pada baterai Shenxing.

“Masa depan teknologi baterai EV harus tetap berada di posisi terdepan dalam teknologi global dan mendatangkan manfaat ekonomi,” jelas Dr. Wu Kai, Chief Scientist, CATL, di acara peluncuran produk. “Ketika konsumen EV beralih dari pengguna awal menjadi pengguna rutin, kita harus menyediakan teknologi canggih yang mudah diakses semua orang sehingga setiap pihak dapat memperoleh manfaat dari inovasi.”

Berkat keunggulannya dalam manufaktur ekstrem, CATL menguasai keahlian untuk mentransfer teknologi dengan cepat dari laboratorium hingga pasar, dan hal ini mewujudkan produksi massal baterai Shenxing. Menurut Gao Huan, CTO, China E-car Business, CATL, produksi massal Shenxing akan dimulai pada akhir tahun ini, bahkan mobil listrik yang dilengkapi Shenxing akan tersedia di pasar pada triwulan pertama tahun depan.

Comments are closed.