Cabor Panahan Peparprov Kontingen Kota Tangerang Sumbang 1 Perak dan 3 Perunggu

177

Tangerang, Satubanten.com- Pertandingan cabang olahraga (cabor) panahan pada Pekan Paralympic Provinsi (Pepaprov) IV Banten telah selesai dilaksanakan pada Kamis (8/12/22), di Lapangan Panahan Pabuaran Tumpeng. Pertandingan tersebut mempertandingkan enam kota/kabupaten yang berada di Provinsi Banten.

Mata lomba yang dipertandingkan yakni, Nasional berdiri dan duduk jarak 50m, Nasional berdiri dan duduk jarak 40m, Nasional berdiri dan duduk jarak 30m, Nasional ganda, serta aduan nasional berdiri dan duduk individu.

Pelatih panahan kontingen Kota Tangerang, Dede Supriatna mengungkapkan bahwa Kota Tangerang hanya mengirimkan satu atlet yakni Wiharna yang mengikuti dimata lomba nasional berdiri 50m, 40m, 30m dan aduan nasional berdiri individu. Dengan persiapan yang hanya dua bulan, namun ia mengungkapkan bahwa hasil yang diraih selama dua hari sangat memuaskan.

“Alhamdulillah Kota Tangerang dapat meraih perunggu di mata lomba Nasional berdiri jarak 50m, 40m dan aduan individu. Selain itu mendapatkan perak di mata lomba Nasional berdiri jarak 30m. Jadi untuk total yang dapat cabor panahan berikan untuk Kota Tangerang sebanyak tiga perunggu dan satu perak,” ungkap Dede Supriatna.

Ia melanjutkan bahwa hasil tersebut sudah maksimal, kendati lawan pada pertandingan tersebut merupakan atlet yang sudah pernah mengikuti ajang perlombaan di tingkat Nasional maupun ajang perlombaan lainnya.

“Walaupun bertanding dengan atlet yang sudah mengikuti di ajang Nasional namun kita terus berusaha dengan strategi yang kami terapkan yaitu fokus dalam membidik sasaran, keterampilan, dan yang pasti atlet harus memiliki ketenangan karena itu merupakan kunci dari pertandingan ini,” lanjut Dede.

Sementara itu, atlet Kota Tangerang, Wiharna mengaku sangat bangga dapat mewakili Kota Tangerang di perhelatan Peparprov IV Banten. Walaupun ia merupakan pemula dan hanya berlatih selama dua bulan, namun ia sangat puas dengan hasil yang telah diraih.

“Selama pertandingan saya begitu grogi saat melihat lawan yang ternyata atlet Nasional. Tapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Tangerang,” tutup Wiharna.

Comments are closed.