Bupati Irna : Organisasi Pramuka Wadah Pembentukan Generasi Bangsa Berkarakter

13

Pandeglang, Satubanten – Organisasi pramuka telah ada di bumi dari tahun 1912, gerakan pramuka merupakan perubahan nama dari gabungan organisasi kepanduan yang telah berdiri sejak zaman kolonial.

“Gerakan Pramuka adalah wadah untuk mendidik dan membina generasi muda agar mereka menjadi manusia yang berkarakter, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” hal demikian disampaikan Bupati Hj. Irna Narulita pada kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Majlis Pembimbing Cabang (Mabicab), Lembaga Pemeriksa Keuangan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pandeglang
masa bakti 2023-2028 di Pendopo, Sabtu (18/5/24).

Menurutnya, gerakan pramuka memiliki kepribadian yang tangguh, terampil, berpengetahuan sehat, kuat jasmani serta rukun dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi untuk untuk penyelenggaraan permisinya.

“Gerakan Pramuka memerlukan bimbingan dukungan dan bantuan baik dari pemerintah maupun dari masyarakat untuk itu pada masing-masing tingkat kwartir tingkat gugus dan saka dibentuk satu majelis yang memberikan bimbingan dan bantuan yang dinamakan mabicab,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati Irna mengatakan, bimbingan mengandung makna memberi bantuan tuntunan, pengarahan saran, dan nasehat dalam permasalahan moral mental dan psikologis untuk meningkatkan kondisi kemampuan Kwartir.

“Ibu sangat mendukung apabila Pramuka masih tetap dijadikan ekstrakurikuler wajib pramuka di seluruh satuan pendidikan hasil rapat kerja nasional tahun 2024 telah disepakati oleh ketua Kwartir daerah gerakan Pramuka se-indonesia,” pungkasnya.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Banten Septo Kalnadi mengatakan, sangat sepakat terhadap apa yang disampaikan ketua Mabicab Pandeglang Hj.Irna Narulita bahwa pramuka harus terlibat aktif dalam semua kegiatan.

“Kita hidupkan kembali 9 Satuan Karya (Saka), tujuan pembinaan saka adalah membentuk anggota Pramuka agar menjadi warga negara yang cinta tanah air, aktif, produktif dan kreatif, memiliki jiwa kerelawanan, kewirausahaan, kemandirian dan profesionalisme,” katanya.

Disampaikan Septo Kalnadi, sembilan saka dimaksud yaitu, Saka bahari, Saka dirgantara, Saka bhayangkara, Saka wanabakti, Saka Bakti Husada,
Saka Wira Kartika, Sakaka Kalpataru, Saka Widya Budaya Bakti, dan Saka Pariwisata.

“Dalam gerakan pramuka, saka berkedudukan sebagai salah satu organisasi pendukung Gerakan Pramuka yang melekat pada kwartir penyelenggara pembinaan kecakapan hidup dan kompetensi anggota Saka,” pungkasnya.

Comments are closed.