Pandeglang, Satubanten – Aksi demo yang dilakukan oleh warga dan Ormas Dinas Kesehatan (DINKES) mendatangi masa, pada Minggu (21/7/2024) sore.
TB.Dedi Muhidin, selaku Koordinator dalam rencana aksi demo menyampaikan musyawarah bersama atas kedatangan pihak DINKES Provinsi ke Labuan.
“Alhamdulillah dalam hal ini pihak DINKES Provinsi Banten sudah membuktikan datang, persuasif kepada kita yang diwakili oleh Bapak TB. Lili Nazaruddin selaku kasubag di Dinkes Provinsi Banten dimana dalam perbincangan tertutup menyampaikan menerima aspirasi dari masyarakat dimana disepakati
“Kelompok kerja, mengupayakan untuk mengutamakan pekerja lokal baik tenaga medis maupun non medis di RSUD Labuan tersebut” terang TB. Dedi Muhidin yang disampaikan secara terbuka di halaman RSUD Labuan.
Galih Artaminata Kusuma selaku Ketua KNPI Kecamatan Labuan turut menambahkan penjelasan TB.Dedi Muhidin dimana “Selain itu untuk pekerjaan atau pekerja yang sifatnya pembangunan harus diketahui POKJA agar pekerja lokal terlibat bekerja dan termasuk outsourcing jangka panjangnya yang paling utama harus melalui POKJA itu disepakati” kata Galih Artaminata Kusuma.
Selaku Ketua Karang Taruna Desa Labuan, Anwar Solihin juga menjelaskan bahwa dengan adanya kesepakatan yang disepakati bersama Forum RT/RW, KT dan KNPI berikut pihak DINKES Provinsi menjelaskan bahwa aksi demo besar-besaran beralih kepada kumpul bersama menyampaikan hasil kesepakatan tersebut.
“Makanya kita aksi demo besar-besaran tidak jadi karena pihak DINKES menyepakati hal tersebut secara langsung karena tidak bisa disampaikan pada aksi karna tidak bisa datang kalau hari ini bisanya kemarin sore, nah paling kita hanya kumpul bersama untuk menyampaikan hasil kesepakatan bersama saja” ungkap Anwar Solihin.
Sementara Didin Suryana, selaku Koordinator 2 yang berstatus sebagai ketua RT di Labuan yang turut menghadiri kedatangan pihak DINKES tersebut, sempat mengungkapkan kekecewaannya karna tidak jadi aksi demo, namun Didin Suryana merasa kesepakatan soal tenaga kerja lokal yang diutamakan itu adalah tujuan utamanya.
“Sebetulnya kami ingin melakukan aksi demo besar-besaran, tapi keputusan forum dari RT/RW, KNPI, Karang Taruna dan yang lainnya termasuk dihadiri dan disaksikan disepakati pihak Pemerintah Dinkes provinsi, kita mau apa lagi karna Alhamdulillah tujuan kita memang mengedepankan masyarakat lokal Labuan dan itu udah deal dalam kesepakatanan 60% tenaga lokal 40% non lokal, akan tetapi jika hal itu tidak dibuktikan nanti oleh pihak Dinkes erpaksa aksi demo besar-besaran kita lakukan” tegasnya.