Satu berita mengulas segalanya

CSR Lebih Tepat Sasaran, Pembangunan Banten Makin Kolaboratif

Serang- Warga sedulur Banten, pembangunan daerah membutuhkan dukungan banyak pihak. Pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dapat mengambil peran bersama agar manfaat pembangunan menjangkau lebih banyak warga.

Pemprov Banten bersama Forum Tanggung Jawab Sosial dan Kemitraan Bina Lingkungan Perusahaan (TJSKBLP) atau Forum CSR Banten menggelar Musrenbang Non-APBD, Kamis (5/11/2026), di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang. Forum ini menjadi terobosan untuk menyelaraskan program CSR dengan prioritas pembangunan daerah.

Sebagai langkah awal, enam perusahaan menandatangani MoU dengan Forum CSR Banten, disaksikan Gubernur Banten Andra Soni. Perusahaan tersebut yakni PIK 2 Development, Sinarmas Land, Krakatau Steel, Indah Kiat, Mayora, dan Tri Digdaya Nawasena.

“Kontribusi dunia usaha harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Lebih baik programnya sederhana, tetapi tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Andra Soni.

Melalui forum ini, perusahaan dapat memperoleh informasi mengenai prioritas pembangunan dan calon penerima manfaat. Peluang kolaborasi mencakup perbaikan rumah tidak layak huni, beasiswa, sarana pesantren, layanan kesehatan, pencegahan stunting, pemberdayaan UMKM, hingga pelestarian lingkungan.

Antusiasme dunia usaha terlihat dari 122 perusahaan yang telah mendaftar melalui kanal resmi Forum CSR. Peluncuran ini juga diikuti 165 perwakilan perusahaan secara langsung dan sekitar 900 perusahaan secara daring.

Pemprov Banten dan Forum CSR menargetkan Musrenbang Non-APBD menjadi agenda tahunan dengan program nyata, sasaran terukur, dan pelaporan transparan.