Satu berita mengulas segalanya

Pemuda Banten Butuh Ruang Berkarya, Bukan Sekedar Apresiasi

Serang- Ide kreatif, usaha rintisan, hingga inovasi di bidang pertanian menunjukkan bahwa anak muda punya banyak cara untuk memberi manfaat bagi lingkungannya. Tantangannya, bagaimana potensi itu mendapat ruang untuk tumbuh dan berkembang.

Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Banten melalui kegiatan Karnipora di Kota Serang, Selasa (27/10/2026), Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh pemangku kepentingan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkreasi dan berinovasi.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan di Banten untuk memberikan ruang selebar-lebarnya bagi pemuda untuk berkarya,” ujarnya.

Pembinaan kepemudaan juga dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari seleksi pertukaran pemuda antarnegara hingga pengembangan wirausaha muda. Pada 2026, lomba wirausaha muda di Banten diikuti 170 peserta dan menghasilkan 29 finalis.

Salah satu pemuda berprestasi yang mendapat apresiasi adalah Sanjayadi, 29 tahun, asal Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Ia mengembangkan pembibitan buah alpukat dengan sistem okulasi dan kini membudidayakannya di lahan setengah hektare untuk memenuhi kebutuhan pasar Kota Serang.

Kisah ini menunjukkan bahwa karya anak muda tidak harus selalu lahir dari teknologi canggih. Inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat dan membuka peluang ekonomi juga layak mendapat dukungan.

Gubernur Andra Soni mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. “Penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan kebermanfaatan.”