Pandeglang, Banten – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan begitu terasa di Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Pada Rabu, 17 September 2025, puluhan warga dari berbagai elemen masyarakat bersatu padu melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Dunia (World Cleanup Day).
Agus Wardani, Fasilitator Rumah Zakat Desa Berdaya Ciinjuk, menjadi inisiator utama kegiatan ini. Bersama Forum RT/RW, Perangkat Desa, Pengurus Bank Sampah Matahari, Kader Ramah Lansia, Relawan Nusantara, dan masyarakat umum, mereka menyusuri sepanjang jalan utama desa, saluran parit, dan komplek pemukiman di Kp. Nyoreang, Desa Ciinjuk.
Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan yang sudah lama menjadi masalah. Menurut Agus, banyak oknum yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarangan, terutama pada malam hari atau subuh. Selain itu, sampah dari kampung sebelah atau pasar juga seringkali terbawa aliran sungai dan menumpuk di desa mereka. “Gerakan ini adalah respons kami terhadap masalah sampah yang sudah sangat meresahkan,” ujarnya. Sampah yang berhasil dikumpulkan sekitar 50 Kantong sampah, satu mobil truk penuh dari DLH Pandeglang.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Bapak TB. Asep Rafiudin Arief, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, turut hadir dan bergotong royong bersama warga, termasuk Bapak Dede dari Babinsa dan Bapak Yandi, Ketua Forum RT/RW Ciinjuk. Pemerintah Desa Ciinjuk, yang diwakili oleh Ibu Nurlinda, Sekretaris Desa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif positif ini. “Kami sangat mengapresiasi gerakan yang sangat positif ini. Ini adalah bukti bahwa masyarakat Ciinjuk peduli terhadap lingkungannya,” kata Ibu Nurlinda.
Gotong royong ini tidak hanya sekadar membersihkan sampah, melainkan juga menjadi gerakan sosial yang menyeluruh dan membangkitkan semangat kebersamaan di antara warga. Keberhasilan aksi ini menunjukkan bahwa dengan kolaborasi dan kesadaran bersama, lingkungan yang bersih dan sehat dapat terwujud.
Gerakan kali ke dua ini, semoga semangat gotong royong terus menular dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dan berkelanjutan.(**)