Satu berita mengulas segalanya

15.000 Warga Diperkirakan Ikut Aksi “Turun Anwar”, PM Malaysia Tegaskan Tak Akan Mundur

29

KUALA LUMPUR, 20 Juli 2025 — Sekitar 15.000 orang diperkirakan akan turun ke jalan dalam aksi demonstrasi bertajuk “Himpunan Turun Anwar” yang akan digelar di Kuala Lumpur pada 26 Juli 2025 mendatang. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap pemerintahan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang dinilai gagal menunaikan sejumlah janji politik dan memperburuk kondisi ekonomi.

Menurut laporan Polisi Diraja Malaysia (PDRM), sebanyak 2.000 personel keamanan akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Kepala Polisi Kuala Lumpur, Comm Datuk Rusdi Mohd Isa, menyatakan bahwa pihak berwenang telah menerima pemberitahuan resmi dari penyelenggara aksi dan tengah menyiapkan langkah pengamanan.

Menanggapi rencana demonstrasi besar ini, Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyampaikan sikap tegas. Ia menegaskan tidak akan mundur hanya karena tekanan politik dari jalanan.

“Insya Allah, saya tidak akan mundur,” ujar Anwar dalam konferensi pers di Putrajaya, Jumat (18/7).

Anwar juga menyatakan bahwa semua proyek dan kontrak pemerintah telah dilakukan secara transparan melalui tender terbuka. Ia membantah tudingan adanya penyalahgunaan kekuasaan dalam pelaksanaan kebijakan pemerintahannya.

Lebih jauh, Anwar menantang lawan-lawan politiknya untuk menggulingkannya melalui jalur konstitusional, bukan lewat tekanan massa.

“Gunakan jalur parlemen. Jika saya kalah, saya akan mundur dengan baik. Itulah cara damai,” tegasnya.

Aksi “Turun Anwar” disebut melibatkan berbagai kelompok masyarakat sipil, mahasiswa, serta tokoh-tokoh oposisi. Sejumlah pihak mengkhawatirkan potensi kericuhan, namun pihak kepolisian menjamin aksi akan dikawal ketat dan berlangsung sesuai aturan hukum.

Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan sinyal akan mengubah arah kebijakan menyusul tekanan politik yang meningkat. Demonstrasi 26 Juli mendatang diprediksi menjadi salah satu aksi terbesar sejak Anwar menjabat sebagai perdana menteri pada akhir 2022.(**)

Comments are closed.