Wisatawan Sesali Pantai Binuangeun Dipenuhi Sampah

35

Binuangeun, – Pesisir Binuangeun, tepatnya di garis pantai arah selatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, tampak kotor dipenuhi sampah.

Pantauan SatuBanten.com, Ahad (26/05/2024) pagi, sampah menghampar di perairan paling tepi dekat bibir pantai.

Jenis sampah yang menghampar di perairan tepi pantai beragam, mulai dari bongkahan bambu, styrofoam, ban mobil, pampers hingga yang dominan, sampah plastik.

Bahkan, tak sedikit pula sampah yang menghampar di daratan tepi laut yang dari kondisinya terlihat sudah lama terdampar.

Hamparan itu membuat jalanan di pinggir pantai didominasi oleh sampah.

Hamparan sampah ini berada sekira 200 meter di bibir Pantai Muara Binuangeun, di mana pagi ini ombak masih cukup tenang sehingga membuat sampah terayun-ayun di laut dan angin juga tak begitu kencang sehingga membuat sampah di darat tak berpindah tempat.

Bibir pantai ini bisa diakses melalui gerbang di sisi depan Puskesmas Binuangeun apabila masuk lewat Jalan Akses Desa.

Di sisi kiri gerbang tersebut, terdapat dua gundukan sampah. Gundukan sampah itu tingginya sekira 1 meter, dengan kondisi sudah sangat kotor.

Salah seorang wisatawan yang melintas di lokasi mengatakan kondisi bibir pantai itu sangat disayangkan.

Mumu (37) salah satu wisatawan asal Kota Serang mengatakan bahwa sangat disayangkan banyak sampah bekas, terutama sampah plastik di pantai.

“Ini mah sampah melulu, sayang banget. Padahal pantainya bagus,” kata Mumu. (**)

Comments are closed.