Vinicius Junior, Bintang Sepak Bola Dunia Yang Selalu Menjadi Target Serangan Rasial

9

Satubanten.com- Bintang sepak bola Brasil Vinicius Junior selama ini selalu menjadi target serangan rasial di lapangan. Di LaLiga khususnya, pemain Real Madrid itu selalu diolok-olok suporter.

Saat disinggung soal rasisme yang terus menyerangnya, Vinicius Junior pun menangis. Ia kemudian mendapat applause dari jurnalis, untuk memberinya semangat untuk menghadapinya.

“Saya tidak pernah berpikir untuk meninggalkan Spanyol, karena hal itu akan memberikan apa yang diinginkan para rasis,” kata Vinicius Junior, usai menyeka air matanya.

“Saya tidak akan meninggalkan klub terbaik di dunia. Saya akan tetap teguh dan kuat karena presiden dan klub mendukungnya. saya. Saya minta maaf karena saya hanya ingin bermain sepakbola, melakukan segalanya untuk klub dan keluarga saya, tidak pernah melihat orang kulit hitam menderita,” ujarnya.

Vinicius, yang menangis di depan wartawan, juga mengaku sudah lelah bermain. Namun, pemuda berusia 23 tahun itu masih ingin berjuang.

“Saya makin dan semakin kehilangan gairah untuk bermain. Tapi, saya selalu berjuang,” ungkap Vinicius Junior. (**)

Comments are closed.