Universitas Ahmad Dahlan Raih Juara Dua Pada Ajang Formula Electric Student Championship Di IIMS

231

Jakarta,Satubanten.com – salah satu pameran mobil terbesar di Indonesia yakni Indonesia International Motor Show (IIMS) yang dihelat 31 Maret hingga 10 April 2022 di Jakarta, dalam kegiatan tersebut juga digelar kegiatan gelaran Formula Electric Student Championship (FESC) yang diikuti peserta dari berbagai kampus ternama di Indonesia.

Salah satunya adalah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang menyabet juara ke dua di ajang Formula Electric Student Championship, dengan menerjunkan Mobil Listrik Ahmad Dahlan Electric Vehicle Generasi 1 (ADEV 01) yang memiliki kelebihan pada segi skidpad dan endurance
Skidpad merupakan tantangan untuk mengetahui kemampuan mobil pada lintasan berbentuk angka 8, dalam praktiknya mobil harus berbelok ke kanan dua kali dan ke kiri dua kali. Sedangkan endurance merupakan daya tahan mobil. Para mahasiswa yang merancang mobil listrik ini tergabung dalam Tim Al-Qorni berasal dari lintas prodi seperti vokasi, elektro hingga matematik.

Diketahui Adev 01 memiliki kecepatan rata 40 kilometer per jam, namun dalam kondisi baterai baru terisi bisa mencapai 50 kilometer per jam. Proses pembuatan mobil itu dilakukan sejak setahun silam mulai dari kerangka Selesai.

“Tetapi untuk proses mulai intens selama tiga bulan sebelum mengikuti kompetisi di IIMS ini. Bahkan hari hari sebelum pertandingan kami sempat tidak tidur untuk menyelesaikan,” kata Ketua Tim Mobil Listrik UAD Ilham Eko Prakoso.

Dosen Pembimbing Alfian Maarif mengatakan Adev 01 memiliki kelebihan di skidpad dan endurance sehingga mampu tampil lincah dan gesit ketika melewati lintasan berbelok seperti angka 8.

“Kalau dari sisi endurance ini karena menggunakan aki kering ternyata ini lebih bertahan dibandingkan lithium, meski pun sebenarnya dari sisi kestabilan lebih ke lithium. Penilaian di skidpad dan endurance ini yang lebih tinggi skornya sehingga memperoleh juara umum,” katanya.

Adapun mobil listrik itu dibuat melalui proses penelitian dengan anggaran pembuatan untuk material atau bahan dan peralatan sekitar Rp225 juta. Mobil listrik ini memiliki tegangan 48-volt yang disuplai baterai aki kering 12-volt 4 buah dengan daya 40AH. Kendaraan ini bisa berjalan sejauh 20 kilometer.

“Ini power steeringnya juga kuat, rem juga pakem sehingga untuk berjalan belok atau menikung relatif nyaman,” kata Zada selaku driver.(Sbs/Mhs)

Comments are closed.