Satubanten.com- Hasil pertanian berupa timun suri (bonteng puan dalam bahasa Sunda, red) adanya selalu pas bulan Ramadhan.
Seperti halnya tahun Ramadhan 2025 masehi/1446 Hijriah, sebelum bulan Ramadhan (puasa, red) tiba, para petani sudah menanam benih timun suri. Maka pas menjelang bulan Ramadhan tiba petani sudah ada yang panen timun suri, seperti halnya Ramadhan kali ini.
Dimana petani asal Desa Sindanglaut Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang Banten, bernama Deden sudah merasakan hasil panen timun suri itu.
Deden saat ditemui pada Jumat(28/2/2025) menyampaikan, bahwa untuk saat ini sudah mulai panen timun suri, puncaknya nanti pas menginjak bulan puasa seminggu.
“Biasanya harga timun suri agak mahal kalau baru panen seperti ini, untuk saat ini harganya sekitar Rp 2.500 per kg itu ditingkat petani,” ujarnya.
“Bahkan, selain menanam juga jadi pengepul timun suri dari petani yang ada sekitar situ,” terangnya.
“Menjual timun suri tersebut ke Jakarta juga Bandung, dalam sekali berangkat dia bawa paling sedikit 5 ton dan malam tadi (kamis malam) kirim hingga 14 ton,” tuturnya.
Masih dikatakan Deden, jumlah segitu, untuk ke pasar Kramat jati Jakarta 5 ton dan sisanya dikirim ke Bandung.
Dilanjutkan Deden, dia beli dari sesama rekan petani sekitar Rp 2.500 per kg dan dijual lagi Rp 3.500/kilo gram, setelah dipotong biaya angkat dan angkut ada kelebihan dari per kg timun suri sekitar Rp 1000 hingga 1.500 rupiah
“Hingga tadi malam, sudah empat kali kirim timun suri ke Jakarta juga Bandung, malam nanti juga(Jumat malam)akan mengirim lagi karena permintaan pasar masih terbilang tinggi,” pungkasnya.(Sbs)
Comments are closed.