Sebanyak 518 PPK Guru dan Nakes Menerima SK

68

Pandeglang, Satubanten.com – Sebanyak lima ratus delapan belas (518) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja angkatan ke-5 resmi menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Pandeglang. Penyerahan SK secara simbolis diberikan oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita di Grha Pancasila, Senin (25/3).

Saat menyampaikan SK kepada PPPK, Bupati Irna mengatakan pada masa kepemimpinannya bersama Wabup Tanto dari tahun 2016-2023 kurang lebih sudah mengangkat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK sebanyak 5.595 orang.

“Untuk CPNS 884 orang, PPPK formasi tahun 2019 sebanyak 80 orang, tahun 2021 sebanyak 2097 orang, tahun 2022 sebanyak 2016 orang, dan tahun 2023 sebayak 518 orang”, ujarnya.

Bupati Irna berpesan, PPPK yang saat ini menerima SK dapat bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan publik yang bermutu. Jangan sampai kata Bupati Irna setelah mejadi PPPK kinerja nya menurun.

“Bapak ibu harus bersyukur. Masih banyak orang diluar sana mengharapkan apa yang saat ini anda raih. Bapak ibu ini orang pilihan yang memiliki kesempatan bagus menjadi PPPK,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati Irna mengatakan, sisa honorer Kabupaten Pandeglang tahun 2024 kurang lebih sebanyak 6.784. Pada tahun 2024, Bupati Irna menyampaikan akan ada pengangkatan PPPK dan CPNS kembali.

“Formasi tahun 2024 kita sudah ajukan 530 formasi yang terdiri dari 30 formasi CPNS, dan 500 untuk PPPK dan Alhamdulillah sudah disetuji oleh Kemenpan RB,” imbuhnya.

Masih menurut Bupati Irna, Bupati dan Walikota se-Idonesia terus berupaya bersurat kepada Kementerian PANRB bagaimana untuk menuntaskan sisa honorer yang ada.

“Alhamdulillah Kemenpan RB sudah merilis bahwa akan ada pengangkatan langsung untuk honorer sisanya pada tahun ini. Jika tahun ini bisa terangkat 5.000 lagi, ada tersisa tahun depan 1.254. Doakan kami akan terus berjuang untuk para honorer,” pungkasnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Didin Fahrudin mengatakan, dari total 518 orang PPPK yang dibagikan SK, sebanyak 397 dari tenaga guru dan 121 dari tenaga kesehatan.

“Total 518 orang. Ini formasi tahun 2023 yang mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT),” ujarnya. (**)

Comments are closed.