Santri NFBS Wakili Indonesia Dalam Olimpiade Sains di Kolombia

510

Serang, Satubanten.com – Salah satu Santri SMP Islam Nurul Fikri, Boarding School Serang, Muhammad Arya Razan berhasil mewakili Indonesia dalam International Junior Science Olympiad (IJSO) yang akan dilaksanakan 2-12 Desember 2022 di Bogota, Kolombia.

Sebanyak 12 peserta didik yang terpilih mengikuti training center IJSO adalah Cinty Rotan (SMP Methodist 3 Medan), Novin Raushan (SMP Kesatuan Bangsa Bantul), Bagasmora Andreo Sibarani (SMP Dharma Yudha Pekanbaru), Michiko Shen (SMP Swasta Sukma Bangsa Lhokseumawe, Aceh), Keisya Dhiandra Prabowo (SMP Semesta Bilingual Boarding School Semarang), Gusti Komang Abhika Atmaja (SMP Negeri 4 Depok Sleman, DIY), dan Aloysius Gonzaga Duta Setyawan (SMP Pius Tegal, Jateng). Selain itu ada Afrand Mirza Herwinsyah (SMP Negeri 115 Jakarta), Cloris Fidela (SMP Negeri 1 Jepara, Jateng), Kenneth Nicander Wijaya (SMP Kristen 6 Penabur Jakarta), Galang Radityowarman (SMP Lazuardi GIS Depok, Jabar), dan Muhammad Arya Razan (SMP Islam Nurul Fikri Boarding School Serang, Banten).

Muhammad Arya Razan merupakan satu dari enam pelajar yang lolos yang diadakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kemendikbudrsitek pada 2-16 Oktober 2022.

Peserta didik yang terpilih mengikuti seleksi, sebelumnya dijaring dari pemenang ajang talenta Olimpiade Siswa Nasional (OSN) jenjang SMP tahun 2021 dan 2022.

Dalam training center ini, pembinaan dan asistensi diberikan oleh para praktisi dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Peserta didik setiap harinya mengikuti training center untuk mempersiapkan diri secara maksimal.Hal ini dilakukan karena IJSO merupakan ajang tahunan bergengsi yang mewadahi kompetisi para pelajar SMP dalam bidang fisika, biologi dan matematika. Kompetisi ini terdiri dari tes tertulis, teoritis, dan praktik mengenai pengetahuan fisika, kimia, dan biologi.

Sebanyak 94 peserta didik dari 24 provinsi di Indonesia diundang untuk mengikuti Seleksi Tahap I.

Dari Seleksi Tahap I tersebut terjaring 40 peserta dari 16 provinsi untuk mengikuti Seleksi Tahap II.

Salah seorang guru pendamping Muhammad Arya Razan Menyampaikan dirinya merasa bangga dengan antusias dan semangat Arya mengikuti training center ini.

“Alhamdulillah,  Arya berhasil mewakili Indonesia dalam International Junior Science Olympiad (IJSO) semoga  acara di lancarkan. Anak-anak juga rajin dan semangat dan antusias bertanya mengenai tes akhir pekan kapan dimulainya dan penilaiannya seperti apa. Setiap harinya anak-anak diberikan pembinaan dan asistensi,”ujar Ustadzah Wiwin Kurniasih.

Kemudian, dari Seleksi Tahap II terpilih 12 peserta didik untuk mengikuti training center. Dari training center ini peserta didik diberikan pembinaan dan diseleksi kembali menjadi enam peserta didik untuk mewakili Indonesia di IJSO 2022.

Dalam training center ini, pembinaan dan asistensi diberikan oleh para praktisi dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Peserta didik setiap harinya mengikuti training center untuk mempersiapkan diri secara maksimal.
Hal ini dilakukan karena IJSO merupakan ajang tahunan bergengsi yang mewadahi kompetisi para pelajar SMP dalam bidang fisika, biologi dan matematika. Kompetisi ini terdiri dari tes tertulis, teoritis, dan praktik mengenai pengetahuan fisika, kimia, dan biologi.

Comments are closed.