Saling Memaafkan Penting Agar Tidak Ada Ganjalan Saat Masuk Surga

49

Satubanten.com – Momentum halal bil halal menjadi momen tepat saling memaafkan antara sesama. Sebab, menurut K.H Jamaludin mubaligh dari Solok Jengkol Kecamatan Cipeucang, saling memafkan atas dosa yang pernah dilakukan sangatlah penting agar tidak menjadi ganjalan saat hendak masuk ke surga Allah.

“Setiap muamalah yang berhubungan satu sama lainnya berpotensi adanya perbuatan salah. Hakul adami ini jangan dianggap sepele, ini harus segera dilakukan permohonan maaf”, hal demikian dikatakan K.H Jamaludin saat tausiyah pada kegiatan Halal Bil Halal 1443 H jajaran Pemerintah Kabupaten Pandeglang di Masjid Agung Ar-Rohman, Jum’at (13/5/2022).

“Disinilah pentingnya saling memaafkan sesama manusia, sebab walaupun kita beribadah dengan baik jika masih ada permasalahan dalam muamalah tentu tidak akan sempurna”, ungkapnya.

Dalam proser permohonan maaf menurut mubaligh kondang K.H Jamal, harus kompakan yitu ada yang minta maaf dan yang memaafkan.

“Maka dalam acara halal bi halal harus saling memaafkan dengan ikhlas. Dan diantara orang yang takwa disisi allah adalah mereka yang bisa memaafkan”,pungkasnya.

Sementara Bupati Pandeglang @irnadimyati mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih atas tausiyah yang disampaikan oleh K.H Jamaludin. Dengan tausiyah nya akan memotivasi para pegawai untuk meningkatkan tali silaturahmi dan saling memaafkan.

“Banyak hilaf yang kita lakukan baik yang disadari ataupun tidak disadari, dengan saling memaafkan insya Allah membawa Keberkahan”, kata Irna.

Pihaknya juga mengucapkan maaf lahir batin untuk seluruh warga masyarakat Pandeglang karena masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Kita tahun ini fokus jakamantul, yang sudah terbangun program jakamantul tahun 2022 kurang lebih 50 Km, semoga tahun 2024 pembangunan infrastruktur khususnya jalan kewenangan Kabupaten bisa terselesaikan”, pungkasnya. (**)

Comments are closed.