Pj Bupati Lebak Menghadiri Musyawarah Kerja SABAKI

17

Lebak,- Pj. Bupati Lebak Iwan Kurniawan bersama Forkopimda menghadiri Musyawarah
Kerja Kesatuan Adat Kasepuhan Banten Kidul (SABAKI) dengan Agenda Pengelolaan Wilayah dan Hutan Adat, Sarana Menghindari Konflik, Meningkatkan Kerukunan, Menguatkan Persatuan/Kesatuan dan Meneguhkan konsensus kebangsaan dalam bingkai NKRI bertempat di Kasepuhan Cisungsang Kecamatan Cibeber, Jumat (21/06/2024).

Dalam Pengelolaan Wilayah dan hutan adat, kita perlu memperhatikan aspek penting diantaranya pelestarian lingkungan, pengakuan hak adat, kerjasama dan sinergi dan meneguhkan konsensus kebangsaan.

“Pengelolaan wilayah dan hutan adat yang baik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Masyarakat adat memiliki peran sentral dalam menjaga kelestarian hutan adat dan memanfaatkannya secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan masyarakat adat dalam setiap proses pengambilan keputusan terkait pengelolaan wilayah dan hutan adat,”ucap iwan.

Dengan mengelola wilayah dan hutan adat secara baik dan benar, kita dapat mencegah terjadinya Konflik yang sering kali timbul akibat ketidakjelasan hak kepemilikan dan pemanfaatan lahan. Kita harus selalu melakukan dialog dan musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama adil dan bijaksana.

“Kegiatan Musyawarah SABAKI ini adalah ajang konsolidasi, silaturahmi keanggotaan SABAKI yang ada di Banten Kidul. Semoga peran strategis pemuda dalam Pengelolaan wilayah adat dapat terlaksana dengan baik untuk menjaga kelestarian Hutan Adat,”ucap Ketua Umum Sabaki Sukanta.

Kesimpulan dari musyawarah yaitu Paparan mengenai Surat Keputusan (SK) Penetapan Hutan Adat di masing-masing adat Kasepuhan di 2 Provinsi dan 4 Kabupaten, Pembahasan mengenai batas wilayah masing-masing hutan Adat di tiap Adat Kasepuhan (Para Kasepuhan menginginkan agar pemerintah daerah melakukan pematokan batas hutan adat), Penyampaian beberapa potensi konflik atau permasalahan yang ada di masing-masing adat Kasepuhan. (**)

Comments are closed.