Lewat Safari Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Alfamart Lindungi Seluruh Pekerjanya

9

Serang, 20 Maret 2024. Hadirnya bulan suci ramadan dimanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk mempererat silaturahmi dengan seluruh stakeholder, salah satunya para pemberi kerja.

Dalam kegiatan bertajuk safari ramadan, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin bertandang ke Kantor PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) di Serang, Banten yang pertama untuk memberikan santunan kepada ahli waris dari pekerja Alfamart dengan total santunan Rp164 juta, selain itu dalam kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk berdialog terkait penambahan skema bisnis baru agar para pekerja itu mudah melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui jaringan alfamart yang ada di seluruh Indonesia.

“Dukungan dan komitmen dari para pemberi kerja sangat penting bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat mewujudkan cita-cita bangsa yaitu universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan. Secara khusus kami mengapresiasi Alfamart yang telah mendaftarkan seluruh pekerjanya ada sekitar 160.000 pekerja dan tertib dalam pembayaran iuran. Hal ini penting dan terus kita agar manfaat dari program jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan seutuhnya oleh para pekerja,”ungkap Zainudin.

Lebih lanjut pihaknya menekankan bahwa setiap pekerja pasti tak terhindarkan dari risiko kecelakaan, kematian dan hari tua, oleh karenanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu elemen penting untuk mencegah pekerja jatuh dalam kemiskinan ekstrim. Di sisi lain pemberi kerja juga akan lebih diuntungkan dengan menjadi peserta karena seluruh risiko yang kemungkinan dialami oleh para pekerjanya tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Zainudin berharap langkah positif yang dilakukan Alfamart dapat diikuti oleh seluruh pemberi kerja lain, khususnya di bidang industri retail. Sesuai amanah undang-undang, pihaknya pun menjamin BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan pelayanan yang prima bagi para peserta.

Dalam kesempatan tersebut Zainudin juga mengajak manajemen dan jajaran Alfamart untuk turut serta dalam gerakan nasional SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda). Melalui gerakan ini para peserta Alfamart didorong untuk ikut melindungi pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang ada di sekitar mereka seperti asisten rumah tangga (ART), supir pribadi atau bahkan pedagang makanan yang sudah menjadi langganan.

Zainudin menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan perwujudan dari sikap gotong-royong antar sesama pekerja. Hal tersebut menjadi sangat penting sebab pihaknya melihat di lingkungan masyarakat banyak terdapat pekerja rentan yang profesinya berisiko namun mereka tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bahkan perlindungan jaminan sosial untuk dirinya.

Fenomena tersebut akhirnya mendorong BPJS Ketenagakerjaan mengajak para pesertanya untuk saling peduli agar seluruh pekerja nanti bisa bekerja tanpa rasa cemas. Hal ini pun sejalan dengan kampanye yang selalu digaungkan yakni Kerja Keras Bebas Cemas.

Comments are closed.