Satu berita mengulas segalanya

Korem 064/Maulana Yusuf Dukung Translokasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon

Serang, – Komando Resor Militer (Korem) 064/Maulana Yusuf menyatakan dukungan penuh terhadap rencana strategis pemerintah untuk melakukan translokasi (pemindahan) Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Dukungan ini ditegaskan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto, sebagai respons atas ancaman serius terhadap kelestarian populasi satwa langka tersebut.

Pernyataan dukungan ini disampaikan, menyusul rencana besar yang diinisiasi oleh Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).

Rencana translokasi ini menjadi krusial karena adanya indikasi penurunan variasi genetik di antara populasi Badak Jawa yang tersisa. Dirjen KSDAE, Satyawan Pudyatmoko, dalam keterangan sebelumnya menjelaskan bahwa pemindahan individu terpilih ke area penangkaran khusus, Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA), mutlak diperlukan.

Program konservasi ini akan memindahkan beberapa badak dari habitat alaminya di Semenanjung Ujung Kulon menuju JRSCA. Meskipun masih dalam satu kawasan taman nasional, proses ini memiliki tantangan besar karena harus melintasi laut sejauh kurang lebih 14 kilometer.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, persiapan teknis yang matang telah dilakukan. Sebelumnya, Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (Yonkapa) 1 Marinir TNI AL sukses menggelar simulasi pengangkutan. Simulasi tersebut menguji kemampuan Kendaraan Tempur (Ranpur) Amfibi Kapa K-61 untuk membawa kandang transportasi khusus seberat 1 ton dengan simulasi beban badak seberat 1,6 ton. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Ranpur Kapa K-61 sangat layak dan aman digunakan untuk misi penyeberangan tersebut. (**)