Kemenhub Dukung Langkah Polri Tindak Oknum Pungli di Mercusuar Anyer

100

Jakarta, SatuBanten – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mendukung tindakan Polri untuk menindak terduga pelaku pungutan liar (pungli) terkait karcis parkir di area Menara Suar Anyer.

Sebelumnya, terdapat laporan adanya seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Tanjung Priok yang telah diamankan oleh Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungli Polres Cilegon, akibat diduga melakukan pungutan liar parkir di Menara Suar Anyer.

“Kami mendukung penuh upaya Kepolisian dalam penanganan kasus dugaan pungli parkir di Menara Suar Anyer dimaksud dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt. Mugen S. Sartoto, dikutip dari siaran pers, Ahad (8/5/2022).

Mugen menegaskan bahwa tidak mentolerir setiap perbuatan ASN yang terbukti melanggar hukum dan akan memberikan sanksi bagi ASN yang melakukan pelanggaran hukum tersebut.

Sebagai informasi, bahwa saat ini Kementerian Perhubungan melalui Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 9/2021 melakukan Penerapan Prinsip 4 No’s di Lingkungan Kementerian Perhubungan yaitu No Gifts (tidak menerima pemberian hadiah dari pihak yang berkepentingan), No Bribery (tidak menerima suap), No Kickback (tidak menerima balas jasa yang diduga memiliki kepentingan), dan No Luxury Hospitality (tidak menerima pelayanan yang berlebihan/tidak wajar).

Saat ini, Menara Suar Anyer berada di wilayah tugas Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok yang berfungsi sebagai penunjang keselamatan pelayaran untuk kapal-kapal yang melintas. Di hari tertentu atau hari libur, wilayah menara suar ini dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan karang taruna setempat sebagai tempat wisata.

Sebelumnya Polisi mengamankan tiga orang diduga terlibat dalam aksi pungutan liar (pungli) area parkir di Mercusuar Anyer beberapa waktu lalu. Salah satu yang diamankan merupakan ASN berinisial AP (53) di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Heryono mengatakan bahwa juru parkir di sekitar lokasi diduga menyetorkan uang yang diambil dari masyarakat kepada ASN tersebut yang bertugas sebagai penjaga atau operator Mercusuar Distrik Kelas I Tanjung Priuk. (**)

Comments are closed.