Inisiasi Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, TNI Ubah Lahan Tidur Menjadi Produktif

7

Bekasi, Satubanten.com- Melalui Gerakan Nasional Ketahanan Pangan yang diinisiasi TNI antara lain dengan mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agus Subiyanto S.E., M.Si. menghadiri Pencanangan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) H. Ma’ruf Amin, bertempat di Taman Pancasila, Desa Wanaja

Kegiatan yang menurut Wapres merupakan jawaban dari persoalan global terkait pangan yang dihadapi oleh dunia tersebut, turut dihadiri oleh Menteri Pertanian, Panglima TNI, Kapolri, para Kepala Staf Angkatan (Kasad, Kasal, dan Kasau), serta Pj. Gubernur Jawa Barat.

“Tentu kita tidak ingin Indonesia memiliki masalah (pangan), padahal kita punya banyak lahan. Oleh karena itu, kita ingin mengoptimalkan semua lahan, terutama lahan yang tidur, untuk dijadikan lahan produktif,” ujar Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan apresiasinya kepada TNI, karena telah mengupayakan lahan-lahan tidur milik TNI untuk dijadikan lahan produktif. Hal ini menurut Ma’ruf Amin tak ubahnya sebagai wujud pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dilakukan TNI untuk kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh Kodam sudah melakukan gerakan-gerakan, sehingga Insya Allah semua tanah yang di bawah (kepemilikan) TNI, sudah tidak ada yang menjadi lahan tidur lagi,” imbuhnya mengapresiasi.

Dalam rangkaian acara Kick Off Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, Wapres didampingi para pejabat yang hadir, menyerahkan bantuan bibit padi, meninjau peternakan sapi, serta menebar bibit ikan di kolam.

Selain itu, ada pula acara pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba video pendek bertemakan ketahanan pangan, yang diserahkan langsung oleh Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan kepada pemenang di matranya masing-masing.

Usai acara, Kasad juga berkesempatan meninjau ke beberapa program pertanian dan perkebunan unggulan yang terdapat di lokasi. Seperti kebun anggur, padi unggulan yang dapat ditanam di lahan terbatas, serta berbagai tanaman produktif lain yang dapat dibudidayakan di pekarangan rumah. (Dispenad)

Comments are closed.