Dukung Program Nasional, Pj. Bupati Lebak Buka Gebyar KLASIK Tahun 2024

12

Lebak,- Dalam rangka mendukung program nasional, Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak menggelar Gebyar Kolaborasi Lebak Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrim ( KLASIK) tingkat Kabupaten Lebak. Bertempat di Lapangan Kecamatan Cimarga, Rabu (22/05/2024)

Gebyar KLASIK tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2024 ini dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Lebak Iwan Kurniawan, dan dihadiri oleh perwakilan Kemenko PMK, perwakilan Bappenas, perwakilan Ditjen Bangda Kemendagri, Forkopimda, jajaran OPD, para Pengusaha dan seluruh masyarakat Kecamatan Cimarga. Serta diikuti secara virtual oleh dinas dan lembaga terkait

Dalam sambutannya Pj. Bupati Lebak Iwan Kurniawan mengatakan pelaksanaan gebyar KLASIK ini merupakan komitmen dan kepedulian pemerintah daerah dalam upaya menangani permasalahan stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Lebak

” Kehadiran kita semua pada Gebyar KLASIK ini menunjukkan komitmen dan kepedulian yang tinggi untuk bersama-sama mengatasi tiga permasalahan krusial yaitu stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrim di seluruh wilayah Kabupaten Lebak, bukan hanya pada enam kecamatan yang saat ini kita bersama-sama secara serentak melaksanakan gebyar KLASIK”. ucap Iwan

Pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai upaya dan langkah-langkah yang strategis untuk penanganan stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrim salah satunya yaitu pemberian bantuan stunting dan bantuan untuk masyarakat miskin ekstrim. Dengan pelaksanaan gebyar KLASIK ini pula Iwan berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak mempunyai komitmen yang lebih tinggi dalam melaksanakan pelayanan yang baik untuk masyarakat Kabupaten Lebak.

Sebelumnya Kepala Bapelitbangda sekaligus Ketua Panitia Gebyar KLASIK Yosep Mohamad Holis mengatakan, pelaksanaan gebyar klasik ini dilaksanakan secara seretak dengan tiga tahapan, tahap pertama 22 Mei 2024, tahap kedua 25 Juli 2024 dan tahap ketiga 28 November 2024, di enam Kecamatan di Kabupaten Lebak yaitu Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Cimarga, Maja, Leuwidamar dan Cijaku. (**)

Comments are closed.