Satubanten.com- Paskibra Kecamatan Cikande sukses menggelar Pekan Olahraga dan Seni Paskibra (PORSEPAS) XI selama dua hari, Sabtu–Minggu, 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMKN 1 Cikande ini berjalan lancar dan penuh antusiasme dari peserta maupun panitia.
Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan dalam PORSEPAS XI, mulai dari bidang olahraga hingga seni. Setelah melalui rangkaian penilaian dan persaingan yang ketat, seluruh perlombaan akhirnya berhasil menemukan para pemenangnya. Namun, pada PORSEPAS XI kali ini, lomba tari tradisional menjadi salah satu cabang yang paling menyita perhatian dan ditetapkan sebagai lomba utama.
Penampilan para peserta lomba tari tradisional dinilai mampu menghadirkan kekayaan budaya Nusantara melalui gerak, kostum, dan ekspresi yang ditampilkan di atas panggung. Sorak sorai penonton dan tepuk tangan meriah kerap mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana kompetisi yang hangat namun tetap kompetitif.
salah satu peserta lomba tari tradisional, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam PORSEPAS XI. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga wadah untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Persiapannya cukup melelahkan, tapi semuanya terbayar saat tampil di panggung. PORSEPAS ini jadi pengalaman berharga buat kami, rasanya bangga bisa ikut melestarikan budaya,” ujar Valen.
Sementara itu, Lulu selaku salah satu juri lomba tari tradisional menilai kualitas penampilan peserta tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Ia menekankan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada teknik gerak, tetapi juga pada penghayatan dan kekompakan tim.
“Banyak peserta yang tampil dengan sangat baik. Tidak hanya rapi secara teknik, tapi juga mampu menyampaikan makna tarian. Ini menunjukkan bahwa pembinaan seni di lingkungan Paskibra Cikande berjalan dengan positif,” jelas Lulu.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan, PORSEPAS XI resmi ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi ajang pembinaan, pengembangan bakat, serta mempererat solidaritas antaranggota Paskibra di Kecamatan Cikande. (**)
Comments are closed.