Satubanten.com- Digitalisasi dan teknologi di era disrupsi saat ini menjadi suatu keniscayaan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini, menghadapi hal tersebut masyarakat dituntut untuk bisa beradaptasi dengan kemajuan zaman yang super cepat. Hal tersebut diungkapkan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat menghadiri Acara Wisudawan/i Universitas Terbuka Serang yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Tangerang Selatan, Minggu (29/1/2023).
Menurutnya, Wisudawan/i yang hari ini diwisuda harus dapat adaptif terhadap transformasi digital.
“Teknologi harus jadi keniscayaan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita, maka wajib bagi kita untuk melakukan berbagai inovasi di ruang-ruang digital salah satunya sosial media” Ujar Iti.
Pada kesempatan itu, Iti juga mengucapkan selamat atas diwisudanya seluruh Wisudawan dan Wisudawati, mudah-mudahan dapat memberi bakti pada negeri dan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat.
Menutup sambutannya Iti mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lebak senantiasa berkomitmen dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Lebak, salah satunya adalah bekerjasama dengan Universitas Terbuka memberikan bantuan pendidikan/beasiswa untuk 20 orang mahasiswa Jurusan Agribisnis yang dibiayai oleh beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Universitas Terbuka, dan kedepan adanya kerjasama beasiswa bagi Sarjana Strata I Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi Guru PAUD.
Sementara itu, Direktur UT Serang Maman Rumanta juga mengucapkan selamat kepada 770 Wisudawan/i yang hari ini diwisuda.
“Anda semua adalah pejuang sejati, hanya orang yang tekun, gigih, mandiri dan pantang menyerah yang dapat lolos dan lulus dari Universitas Terbuka, maka jadilah duta-duta Universitas Terbuka yang membawa nama baik UT, mari terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia di Provinsi Banten karena itu sudah menjadi tugas kita bersama Alumni UT” Ungkapnya.
Maman menjelaskan Universitas Terbuka sudah sangat berkembang di era digital 4.0, sehingga saat ini UT telah menjadi pionir Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) serta menjadi partner untuk PJJ ditingkat dunia, karena saat ini Universitas Terbuka sedang memimpin Universitas Terbuka se-Asia ia melanjutkan, Tahun ini UT telah menyandang status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) yang artinya sudah sejajar dan dapat bersaing dengan berbagai Perguruan Tinggi lain di Indonesia.(**)