Satu berita mengulas segalanya

Buntut Video Kibarkan Bendera Israel, Merince Kogoya Resmi Dikeluarkan Dari Ajang Kecantikan Miss Indonesia 2025

19

Satubanten.com- Finalis Miss Indonesia 2025 yang mewakili Papua Pegunungan, Merince Kogoya, resmi dikeluarkan dari ajang kecantikan tersebut.

Keputusan mengejutkan ini diambil setelah jejak digital Merince yang menunjukkan dukungan terhadap Israel di media sosial menjadi viral.

Video pengibaran bendera Israel yang direkam dua tahun lalu itu memicu kontroversi sengit, membuatnya harus merelakan posisinya di ajang bergengsi tersebut. Posisinya kini telah digantikan oleh Karmen Anastasya sebagai wakil Papua Pegunungan.

Aksinya tersebut menuai reaksi negatif, mengingat sikap tegas Indonesia yang selama ini mendukung kemerdekaan Palestina. Banyak warganet memuji langkah cepat pihak penyelenggara.

Sementara melalui Instagram Stories, Merince menyatakan kecewa karena perjuangan empat bulan harus berakhir mendadak. Ia mengaku menempuh proses berat, bahkan merekam profil di tengah situasi keamanan Papua yang genting.

Yayasan Miss Indonesia, melalui akun komunitas @sobat_pageant, mengonfirmasi bahwa Merince telah dipulangkan dan digantikan oleh Karmen Anastasya sebagai wakil Papua Pegunungan.

Keputusan ini disebut sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi yang dijunjung dalam ajang tersebut.

Sementara itu, reaksi publik terbagi. Sebagian besar warganet mendukung keputusan yayasan, menyebut tindakan Merince tidak sensitif terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Namun, ada pula yang menilai keputusan tersebut sebagai bentuk diskriminasi terhadap kebebasan beragama dan ekspresi pribadi.

Kisah Merince Kogoya menjadi pengingat kuat tentang bagaimana jejak digital dapat memengaruhi masa depan seseorang. Di era media sosial, tindakan di masa lalu bisa kembali menghantui, bahkan ketika niat awalnya bersifat pribadi atau spiritual.

Kontroversi ini juga membuka diskusi lebih luas tentang batas antara kebebasan berekspresi dan sensitivitas terhadap isu global. (**)

 

 

 

Comments are closed.