Banten Bangga Taman Nasional Ujung Kulon Masuk Didalam 4 Situs Warisan Alam Dunia UNESCO

339

Serang,Satubanten.com – Memiliki Iklim tropis dan berada di garis katulistiwa membuat indonesia kaya akan keaneka ragaman tumbuhan dan hewan yang menjadi endemik diwilayahnya.

Untuk menjaga keasrian sehingga dapat dinikmati oleh generasi dimasa depan salah satu komunitas Internasional, World Heritage Center (WHC) berupaya untuk melindungi tempat tersebut dengan membuat Daftar Warisan Dunia UNESCO, yakni World Culture Heritage List dan World Nature Heritage List.
Untuk menentukan lokasi tersebut layak menjadi salah satu tempat yang harus dilindungi tidak lah mudah salah satunya dilihat World Natural Heritage, atau warisan dunia alami. Nah do Indonesia sendiri terdapat 4 tempat yang masuk ke dalam World Natural Heritage UNESCO.

Berikut Ini dia keempat tempat tersebut berdasarkan laman resmi UNESCO.

1. taman nasionel Komodo

Terletak di daerah administrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur. Taman nasional ini terdiri atas tiga pulau besar yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil lainnya.

Pada tahun 1980, taman nasional ini didirikan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Menariknya, Taman Nasional Komodo memiliki 277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari Asia dan Australia, yang terdiri dari 32 spesies mamalia, 128 spesies burung dan 37 spesies reptilia.

2. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di provinsi Papua, Indonesia dengan luas wilayah sebesar 2,4 juta dan merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1999, Beauties.

Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi adalah 630 jenis burung (± 70 % dari burung yang ada di Papua) diantaranya dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu dan 20 jenis endemik.

Ada juga 123 satwa mamalia seperti babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan dan kanguru pohon

3. Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra

Warisan Hutan Hujan Tropis ini adalah tempat pelestarian bagi hutan hujan tropis di Sumatra dan habitat dari beberapa spesies yang hampir punah seperti, harimau sumatra, orangutan sumatra, gajah sumatra dan badak sumatra yang merupakan spesies badak terkecil dan memiliki dua cula.

Luas dari Hutan Hujan Tropis Sumatra bahkan mencapai 2,5 juta hektar yang terdiri dari 3 taman nasional di Sumatra, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra ini bahkan memiliki berbagai jenis tumbuhan endemik seperti: kantong semar, bunga terbesar di dunia Rafflesia Arnoldi dan bunga tertinggi Amorphophallus titanum serta.

4. Taman Nasional Ujung Kulon

Terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Kawasan taman nasional ini awalnya meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Handeuleum, Pulau Peucang dan Pulau Panaitan dengan luas keseluruhan sekitar 122.956 Ha (443 km² di antaranya adalah laut), yang dimulai dari Semenanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia. Sekaligus menjadi taman nasional tertua di Indonesia yang sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991.(Sbs/Mhs)

Comments are closed.