Dalam Musda dan Pelantikan DPD HKTI Banten 2026–2031, Andra Soni Terpilih Jadi Ketua dan Tegaskan Kerja Nyata Untuk Petani
Serang Banten- Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Banten menggelar rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan DPD HKTI Provinsi Banten periode 2026–2031,pada Sabtu (26/9/2026). adapun rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi HKTI dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi sekaligus memperkuat agenda kerja organisasi di sektor pertanian.
Musda DPD HKTI Provinsi Banten menghasilkan Andra Soni, S.M., M.AP., yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Banten, sebagai ketua DPD HKTI Provinsi Banten periode 2026–2031mendatang. Hasil tersebut juga telah dikonfirmasi pemberitaan pada hari yang sama.
Presidium Sidang Musda, Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Utomo, menyampaikan penetapan Andra Soni sebagai Ketua DPD HKTI Banten periode 2026–2031 dalam Musda yang berlangsung di Pendopo Provinsi Banten, KP3B, kecamatan Curug, Kota Serang.
Dalam susunan kepengurusan periode 2026–2031, H. Rifky Hermiansyah, S.Psi., M.AB., MM dipercaya sebagai Ketua Harian, Dr. Nasir, SP., M.B.A., MP sebagai Sekretaris Umum, dan Taufiq Hidayat, S.E. sebagai Bendahara Umum.
Rangkaian kegiatan itu dimulai sejak pagi hari, bertempat di gedung Pendopo Gubernur Banten.
Agenda tersebut diawali dengan registrasi peserta dan para undangan, terus pembukaan, lanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Ketua Panitia serta Orientasi kader HKTI serta kemudian dilanjutkan dengan pelantikan DPC-DPC HKTI dari delapan kabupaten/kota.
Dalam Musda tersebut, Andra Soni ditetapkan memimpin DPD HKTI Provinsi Banten periode 2026–2031. Pemberitaan pada hari yang sama mencatat bahwa Andra Soni menyatakan langkah awal kepengurusannya adalah melakukan konsolidasi sekaligus membangun komitmen bersama untuk mendorong kemajuan pertanian dan kesejahteraan para petani di Provinsi Banten.
Setelah rangkaian Musda selesai, rombongan DPD dan DPC HKTI bergerak menuju Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (SITANDU), kecamatan Curug, Kota Serang untuk mengikuti rangkaian pelantikan Pengurus DPD HKTI Provinsi Banten periode 2026–2031. Surat resmi panitia menetapkan SITANDU sebagai lokasi pelantikan. Rangkaian di SITANDU dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan tarian dan defile penyambutan dari DPC HKTI delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten.
Ketua DPD HKTI Banten terpilih Andra Soni bersama Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono menyambut rangkaian defile tersebut., Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran sekitar 3000 orang peserta, yang terdiri dari jajaran DPD dan DPC HKTI kabupaten/kota, kelompok tani, pelaku sektor pertanian serta berbagai unsur.
Terpantau sejumlah unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan juga hadir dalam rangkaian kegiatan itu, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Banten, unsur pimpinan DPRD Provinsi Banten, jajaran Forkopimda serta stakeholder sektor pertanian.
Sebelum memasuki prosesi inti pelantikan, kawasan sekitar lokasi kegiatan turut diramaikan dengan bazar dan pameran produk pertanian serta produk UMKM.
Setelah menyaksikan rangkaian defile, Andra Soni dan Sudaryono bersama rombongan mengunjungi sejumlah stan pameran. Rombongan melihat secara langsung berbagai produk pertanian dan olahan UMKM yang ditampilkan sekaligus mencicipi sejumlah produk hasil usaha masyarakat.
Kehadiran bazar dan pameran tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan kegiatan organisasi dengan potensi ekonomi sektor pertanian. Tidak hanya komoditas primer, pengembangan produk olahan dan UMKM pertanian menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai tambah bagi hasil produksi petani.
Rangkaian acara juga diisi dengan gerakan tanam komoditas pangan dan hortikultura di kawasan SITANDU. Dalam pelaksanaanya, rangkaian tersebut diwujudkan melalui gerakan tanam jagung, gerakan tanam pisang Barangan, serta penanaman kacang edamame di sekitar lokasi kegiatan.
Gerakan tanam menjadi simbol bahwa konsolidasi organisasi HKTI diharapkan tidak berhenti pada pembentukan struktur kepengurusan, tetapi bergerak menuju kegiatan konkret yang terkait langsung dengan produksi pertanian.
Memasuki prosesi inti, pelantikan DPD HKTI Provinsi Banten diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus DPD HKTI oleh DPN HKTI. Selanjutnya, para pengurus mengikuti pengucapan janji dan ikrar, kemudian dilakukan penyerahan pataka kepada Ketua DPD HKTI Provinsi Banten oleh Ketua Umum DPN HKTI. Prosesi dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPD HKTI Banten dan sambutan Ketua Umum DPN HKTI.
Dan dalam arahannya sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Banten, Andra Soni menempatkan konsolidasi organisasi dan kerja nyata untuk petani sebagai salah satu pijakan kepengurusan periode 2026–2031.
Ia mendorong penguatan sektor pertanian agar tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan hasil panen, tetapi juga mampu membangun rantai ekonomi pertanian yang memberikan ruang lebih besar bagi petani memperoleh nilai tambah dari hasil produksinya.
“Konsolidasi kepengurusan sebagai langkah awal dan mengajak jajaran HKTI membangun komitmen bersama agar sektor pertanian Banten semakin maju dan kesejahteraan petani meningkat,” ujarnya .
Andra Soni juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas pertanian, termasuk Jalan Usaha Tani(JUT) dan peningkatan konektivitas perdesaan.
Menurutnya, akses yang lebih baik dapat membantu menekan biaya produksi dan distribusi hasil pertanian. Dengan demikian, orientasi kepengurusan HKTI Banten diharapkan tidak berhenti pada peningkatan produktivitas saja.
Penguatan produksi perlu terhubung dengan sarana-prasarana, pengolahan hasil, UMKM, hilirisasi, distribusi dan akses pasar, sehingga peningkatan produksi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar kepada para petani.
Sementara ketua umum DPN HKTI Sudaryono dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan sinergi antara HKTI dengan pemerintah dalam mendukung agenda ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Sudaryono menilai Banten memiliki potensi pertanian yang besar dan mendorong peningkatan produksi berbagai komoditas pangan, mulai dari beras dan jagung hingga sayuran, buah-buahan serta komoditas hortikultura lainnya.
Arah tersebut sejalan dengan kebijakan organisasi diaman DPN HKTI menempatkan kepengurusan daerah sebagai bagian dari konsolidasi untuk memperkuat ketahanan pangan serta menghubungkan program organisasi dengan kebutuhan masyarakat dan petani.
“Pelantikan pengurus DPD dan DPC HKTI karena itu tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi diharapkan menjadi awal penguatan kerja organisasi bersama pemerintah, petani, penyuluh, pelaku usaha, perguruan tinggi serta stakeholder lainnya,” terangnya.
Rangkaian Musda dan Pelantikan DPD HKTI Banten 2026–2031 menunjukkan pendekatan yang menghubungkan konsolidasi organisasi, potensi komoditas, UMKM pertanian dan kegiatan produksi di lapangan. Mulai dari pelantikan DPC, Musda DPD, pameran produk pertanian, defile delapan kabupaten/kota, pelantikan pengurus hingga gerakan tanam di SITANDU, seluruh rangkaian menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menerjemahkan struktur organisasi menjadi program kerja.
Dengan kepemimpinan Andra Soni bersama jajaran pengurus periode 2026–2031, HKTI Provinsi Banten memasuki fase baru konsolidasi. Tantangan berikutnya adalah memastikan program organisasi mampu menjawab persoalan nyata petani—mulai dari produksi dan produktivitas, infrastruktur pertanian, pembiayaan dan teknologi hingga pengolahan, pemasaran dan kepastian akses pasar.
Musda dan pelantikan 26 September 2026 menjadi awal dari amanah tersebut: memperkuat organisasi sekaligus membangun kerja nyata yang terhubung dengan kebutuhan dan kesejahteraan para petani di Provinsi Banten.(**)