Satu berita mengulas segalanya

Bukan Desainer Profesional, Tapi Karyanya Juara: Fashion Show Kriya Panaskan PORSEPAS XI Cikande

5

Satubanten.com- Pekan Olahraga dan Seni Paskibra (PORSEPAS) XI Kecamatan Cikande kembali menghadirkan ragam perlombaan yang sarat kreativitas. Salah satu cabang yang mencuri perhatian adalah fashion show kriya, yang menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan ide, keterampilan, dan keberanian berekspresi melalui busana hasil karya sendiri.

Perlombaan fashion show kriya yang digelar di SMKN 1 Cikande ini menampilkan berbagai busana unik dengan sentuhan seni dan kreativitas. Para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan di atas panggung, tetapi juga dari konsep, orisinalitas, serta kemampuan menyampaikan makna dari karya yang ditampilkan.

Apriyana, salah satu juri fashion show kriya PORSEPAS XI, menilai ajang ini memiliki peran penting dalam menggali dan mengembangkan bakat siswa di bidang seni dan kriya. Menurutnya, karya-karya yang ditampilkan menunjukkan potensi besar generasi muda Cikande.

“Fashion show kriya ini bukan sekadar soal tampil percaya diri, tapi bagaimana peserta mampu menuangkan ide kreatif menjadi sebuah karya. Tahun ini terlihat banyak siswa yang berani bereksperimen dan itu patut diapresiasi,” ungkap Apri.

Ia menambahkan bahwa penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesesuaian tema, detail kriya, hingga kekompakan pasangan saat tampil di panggung. Hal tersebut dinilai penting untuk melihat kesiapan dan pemahaman peserta terhadap karya yang mereka bawakan.

Pasangan peserta Febrian Saragih dan Abelia Putri berhasil keluar sebagai pemenang dalam perlombaan fashion show kriya PORSEPAS XI. Keduanya mengaku tidak menyangka bisa meraih juara di tengah persaingan yang cukup ketat.

“Awalnya kami dan tim hanya ingin menampilkan karya sebaik mungkin. Proses pembuatannya cukup panjang dan penuh tantangan, tapi kami saling mendukung dari awal sampai tampil di panggung,” ujar Febrian.

Senada dengan Febrian, Abelia menyampaikan bahwa kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan bakat di bidang kriya dan fashion.

“Ajang seperti PORSEPAS ini sangat membantu kami untuk lebih percaya diri dan berani menunjukkan karya. Semoga ke depannya lomba seperti ini terus ada dan semakin berkembang,” tutur Abelia

Melalui perlombaan fashion show kriya, PORSEPAS XI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang eksplorasi bakat dan kreativitas siswa. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk terus berkarya serta menjadikan seni dan kriya sebagai bagian dari pengembangan diri. (**)

Comments are closed.