Maja, – Ruas jalan di jalur Maja – Cisoka Kabupaten Lebak, dikeluhkan oleh berbagai kalangan, mulai dari pengguna jalan hingga para pedagang setempat.
Salah satu pengguna jalan, Yuni (40), mengaku setiap hari melewati jalan tersebut untuk berangkat bekerja ke Balaraja.
“Setiap hari saya lewat sini. Kondisi Jalan Maja–Cisoka seperti ini terus, badan jalan dijadikan lahan parkir oleh truk-truk pengangkut tanah,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (27/5/2025).
Menurutnya, truk-truk tersebut parkir di badan jalan baik pagi maupun sore hari, sehingga menghambat arus lalu lintas.
“Pagi, sore dan malam, banyak jalur jalan dipakai parkir oleh mobil-mobil truk itu,” tambahnya.
Yuni menuturkan, kemacetan tidak terlalu parah pada pagi hari. Namun, saat sore hari, antrean kendaraan bisa sangat panjang.
“Kalau sore, macetnya minta ampun. Apalagi sekarang musim hujan, jalanan jadi berlumpur dan licin. Banyak pengendara sepeda motor yang tergelincir akibat aktivitas galian tanah ini,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera mengambil tindakan terhadap truk-truk yang sembarangan parkir di badan jalan.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Andri, seorang pedagang buah kelapa yang biasa berjualan di sekitar lokasi. Ia menyebut penghasilannya menurun drastis sejak aktivitas galian tanah meningkat.
“Sekarang pembeli makin sepi, mungkin karena banyak truk besar lewat dan jalanan berdebu. Apalagi kalau hujan, jalan jadi becek dan berlumpur,” kata Andri.
Ia menambahkan bahwa para pedagang di kawasan tersebut mengalami dampak ekonomi yang cukup signifikan.
“Semua pedagang di sini mengeluh sejak ada aktivitas galian tanah di Maja hingga Curugbitung. Kami minta pemerintah segera mengambil tindakan konkret agar perekonomian pedagang tetap stabil. Kalau tidak, kami bisa bangkrut,” katanya.
Sementara itu, Camat Maja, Edi mengaku, pihaknya sudah beberapa kali mengimbau dan menegur agar truk-truk tersebut tidak parkir di bahu jalan.
“Kewenangan penegakan Undang-Undang Lalu Lintas ada di pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Provinsi,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi wartawan.
Di sisi lain, Kanit Patwal Polres Lebak, Asep mengatakan, pihaknya juga sering memberikan imbauan dan penindakan terhadap truk-truk pengangkut tanah.
“Tetap saja masih ada yang bandel, terutama di wilayah Maja dan Curugbitung,” ujar Asep. (**)