Lebak, SatuBanten – Selama lebih dari tiga bulan menanti, warga Kota Rangkasbitung Kabupaten Lebak akhirnya menikmati hujan deras yang menerjang wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (20/10/2023).
Hujan yang turun pada waktu sore tersebut menimbulkan genangan di beberapa permukiman karena saluran air tidak berjalan lancer akibat dipenuhi sampah.
“Alhamdulillah akhirnya turun hujan yang lama dinanti,” ujar Romlah (44) salah satu warga Aweh, Rangkasbitung.
Menurutnya berbulan-bulan dirinya menanti hujan saat kemarau ini.
“Beruntung hujan deras disertai angin kencang tidak berlangsung lama sehingga hanya bagian depan rumah saja yang tergenang,” kata Romlah.
Sementara itu, Rusdi (35) warga Ona Rangkasbitung mengatakan kondisi rumahnya tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa akibat luapan air drainase yang lokasinya berbatasan. Namun, saat ini banjir yang menggenang rumahnya sudah surut setelah dilakukan penyedotan.
“Kami sudah biasa jika hujan deras selama 25 menit saja bisa menimbulkan banjir, karena drainase relatif kecil juga berada di lokasi rendah,” kata Rusdi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan saat ini permukiman warga dilanda banjir karena saluran drainase pampat. Namun, banjir tersebut cepat surut karena hujan deras itu tidak berlangsung lama.
“Kami minta warga waspada banjir karena sudah memasuki musim hujan pada akhir Oktober 2023,” katanya. (***)