Zaki : Ulama Indonesia Khususnya Kab. Tangerang Mampuh Memberikan Hal Positif Kepada Masyarakat

Tangerang (25/06/2019) Satubanten.com,- Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan pertemuan ulama dan umaro, dengan tema dengan pertemuan ulama dan umaro kita perkokoh sinergitas program menuju terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang, religius yang dilaksanakan di Hotel Tulip Tangerang. Selasa (25/6/2019).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, Dalam kondisi kehidupan sosial yang yang beraneka ragam, maka kerukunan sosial, kerukunan antar suku bangsa, dan kerukunan antar umat beragama harus ditumbuh kembangkan, dijaga dan dipelihara dengan baik, sehingga kita dapat meminimalisir kemungkinan munculnya konflik dan pergesekan antar komunitas di sekitar kita.

“Hal ini dianggap sangat penting, karena kerukunan merupakan kunci keberhasilan di berbagai aspek pembangunan, Dengan kata lain, kerukunan menjadi faktor penting dalam mewujudkan kehidupan yang damai, aman, dan nyaman”, Ujarnya.

Zaki menambahkan, peran ulama di Indonesia khususnya di Kab. Tangerang sangat penting karena ulama bisa mengarahakan kepada hal positif dan bisa memberikan pandangan kepada masyarakat agar tidak terjerumus dalam hal yang salah.

“Mari kita kokohkan kembali ukuwah serta persatuan kita setelah kontestasi pemilu yang lalu, jangan ada lagi sekat-sekat pemisah kubu ini dan itu, mari kita bangun kembali kerukunan yang solid,” pinta Zaki.

KH.Ues Nawawi selaku ketua MUI Kabupaten Tangerang mengatakan, Ulama Jangan hanya mengkritik saja tapi berikan solusi juga apabila memang ada program bagus dari pemerintah yah mari kita dukung. Karena hakekatnya ulama itu harus selalu berbuat Amar maruf nahimungkar, dan selalu jadi Pelopor perbaikan umat, Perbaikan akhlak bangsa sehingga negara kita tidak terjerumus dalam kesalahan.

“Saya sangat mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang khusunya kepemimpinan Bupati Zaki yang bisa membawa Kab. Tangerang lebih baik, lebih religius, serta suasana aman kondusif dan tanpa adanya gesekan yang berarti antar umat, terlebih setelah pemilu yang lalu,” ucap Ketua MUI.

KH. Ues menambahkan, keberhasilan Pemkab Tangerang dalam membangun daerah yang religius bukan hanya jargon semata, itu semua bisa dilihat dan dirasakan melalui program-program pembangunan pemerintah, seperti perda Diniyah, BTQ masuk muatan lokal SD, tunjangan guru ngaji, pembangunan Sanitasi Pesantren, serta program-program lainnya. (SBS09/Anoey)

You might also like
Comments
Loading...